Rabu, 20 April 2011

TBC Paru, Penyebab, Gejala dan Penanggulangannya

TBC Paru merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Ditularkan melalui percikan liur pada saat berbicara dengan penderita TBC.

Gejala-gejala utama TBC adalah Batuk yang bertambah menjelang dini hari, Demam sedang, Sering berkeringat banyak pada dini hari. Pada kerusakan paru berat timbul sesak nafas dan batuk darah.

Tanda-tanda klinis utama yang bisa dilihat adalah Pembesaran kelenjar limfe di leher dibawah telinga. Pada pemeriksaan paru ditemukan tanda-tanda lendir/cairan dalam paru, sering dibagian atas paru, kadang-kadang nafas sesak dan mengeluarkan suara seperti peluit.

Pada pemeriksaan mikroskopis dahak ditemukan BTA +. Pemeriksan Radiologi memperlihatkan tanda-tanda lendir di bagian atas paru, corakan vaskuler meningkat disekitar bronchus dan kadang-kadang ditemukan rongga pada alveolus paru

Konsep Terapi Medis:

Untuk Membasmi Bakteri Mycobacterium tuberculosis diberikan obat anti TB ( OAT ) yaitu: Rifampisin, INH, Ethambutol, Pirazinamid. Cairan dalam paru dikeluarkan dengan Obat-obatan dan Operasi/ katerisasi paru. Gejala batuk, demam, sesak nafas dan pendarahan diatasi dengan pemberian obat-obatan.

KONSEP TERAPI HERBAL

Pengalaman klinis terhadap penderita TBC yang mengalami batuk darah pada Praktek dr.Fadli, menunjukkan suatu kombinasi Obat Anti Tuberculosis( rifampisin, INH, ethambutol, pirazinamid ) dengan ekstrak tripang ( Gold-G Sea Cucumber Jelly ) sangat cepat mengatasi batuk darah dan menurunkan demam.

Gold-G Sea Cucumber Jelly mempunyai kemampuan meregenerasi sel-sel paru yang rusak, memperbaiki fungsi kapiler sehingga mempercepat mengatasi perdarahan. Selain itu Gold-G Sea Cucumber Jelly (Tripang ) juga dapat menurunkan demam.

TESTIMONI

Seorang penderita TBC disertai batuh darah masif, bernama M.Yusuf, pria, umur 53 tahun. Sudah pernah berobat pada dokter spesialis paru. Obat yang direkomendasi; Rifamfisin, INH, Ethambutol , Pirazinamid, Kalnex, Bromhexin, vit B6. Tapi batuk darah tidak berhenti.
Sejak 21 Mai 2007 berobat di Praktek dr.Fadli. Obat yang diberikan; OAT (Rifampisin 450mg, INH 300 mg, Pirazinamid 500 mg) dosis tunggal 1x sehari dan Gold-G Sea Cucumber Jelly ( Ekstrak Tripang ) dengan dosis 3 x 1 sendok makan. Hasilnya dalam 1 hari pengobatan, batuk darahnya sudah berhenti. Namun demikian untuk membasmi bakteri Mycobacterium tuberculosis OAT harus diteruskan sesuai standard WHO.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar