Tampilkan postingan dengan label mata. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label mata. Tampilkan semua postingan

Senin, 15 Oktober 2012

Cara Alami Menurunkan Minus Pada Mata


Dr William Bates adalah seorang spesialis mata yang telah meninggal dunia sejak lama tahun 1931. Sang dokter yakin banyak orang yang sebenarnya tidak perlu menggunakan kacamata dengan cara melatih matanya.
Meski menghilangkan minus mata tanpa operasi masih jadi kontroversi, tapi terbukti banyak pengikut Dr Bates yang berhasil menurunkan minusnya.

Panduan menurunkan minus yang dicatat dalam bukunya berjudul 'Better Eyesight Without Glasses', tentu saja bertentangan dengan praktik dokter mata saat ini. Mata minus saat ini hanya bisa turun atau hilang hanya dengan operasi mata seperti lasik.

Dr Bates menemukan teknik ini setelah melakukan percobaan selama bertahun-tahun. Dr Bates mengembangkan latihan untuk meningkatkan kemampuan mata agar bisa melihat normal dan menghilangkan ketegangan yang ada akibat kebiasaan melihat dengan buruk yang menjadi penyebab masalah penglihatan.
Bukunya yang dipublikasikan pada tahun 1920, terus dijual hingga hari ini. Metode Bates tetap bermanfaat dan diikuti oleh ribuan orang di seluruh dunia.

Latihan-latihan ini didasarkan pada keyakinan bahwa secara alami mata bisa melihat dengan jelas. Setiap orang baik anak-anak maupun orang dewasa dapat belajar untuk melihat secara lebih baik lagi tanpa menggunakan kacamata.

Latihan penglihatan ini bertujuan untuk mendidik mata sehingga bisa mengatur fokus agar lebih efisien atau disebut dengan 'fiksasi sentral'. Otot-otot mata harus dapat bergerak bebas dan membuat penyesuaian kecil yang diperlukan untuk memusatkan obyek yang dilihat.
Mata menjadi tegang karena dalam posisi tetap 'menatap' objek daripada melakukan gerakan konstan. 

Latihan ini mengajarkan seseorang untuk mengendurkan otot-otot mata dan saraf optik serta menggunakan memori dan imajinasi untuk meningkatkan koordinasi antara mata dan otak. 

Latihan ini juga membantu mengatasi ketergantungan seseorang pada kacamata. Dasar dari terapi ini adalah keyakinan bahwa kombinasi dari tubuh, pikiran dan jiwa digunakan untuk melihat. Selain itu makanan, postur tubuh, stres dan kesehatan seseorang juga mempengaruhi penglihatan.

Beberapa Metode Dr William Bates yang bisa dilakukan, yaitu:

1. Menutup mata beberapa menitLatihan penglihatan ini membantu mata untuk rileks dan beristirahat. Cobalah duduk dengan nyaman di depan meja kemudian taruh beberapa bantal hingga tingginya sejejer mata. Letakkan siku tangan di atas bantal tersebut kemudian tutup mata dengan dua telapak tangan hingga tidak ada cahanya yang masuk. Bernapaslah perlahan, santai dan membayangkan dalam kegelapan. Mulailah melakukan hal ini selama 10 menit sebanyak 2-3 kali dalam sehari.

2. Menggoyangkan bola mata Cobalah berdiri dan fokus pada titik yang jauh, lalu goyangkan bola mata dari kiri dan kanan atau sebaliknya sambil berkedip sebanyak 100 kali setiap hari. Berkedip berguna untuk membersihkan dan melumasi mata.

3. Memilih satu warna dalam satu hari Pilihlah satu warna berbeda tiap hari dan melihat keluar dengan objek warna yang dipilih sepanjang hari. Ketika melihatnya seseorang akan lebih menyadari warna daripada bentuknya.

4. Berjemur Cobalah untuk melakukan hal ini sekali dalam sehari. Kegiatan ini membutuhkan hari yang cerah atau cahaya lampu yang bagus.
Caranya tutup mata lalu lihat langsung ke matahari melalui mata tertutup. Sambil melihat matahari, perlahan-lahan gerakkan kepala ke kiri dan ke kanan sampai sejauh yang Anda bisa hingga hampir menyentuh pundak. Hal ini membantu membawa lebih banyak sirkulasi darah ke leher. Lakukan hal ini selama 3-5 menit.

5. Menggeser penglihatan Banyak orang yang menghabiskan waktu untuk menatap layar komputer di depan wajahnya. Cobalah untuk menggeser penglihatan Anda pada tenunan kain di lengan baju, poster di dinding atau pohon di seberang jalan. Hal ini dapat membantu meningkatkan penglihatan periferal dan dapat membantu rabun jauh, rabun dekat dan masalah penglihatan lainnya. Bahkan pada beberapa kasus bisa menghilangkan katarak.
Dr William Bates memberikan tips agar saat melakukan senam mata melepaskan kacamata atau kontak lensa agar merasa lebih nyaman dan santai. Ketika melakukan latihan ini cobalah untuk sangat berkonsentrasi pada mata sehingga hasilnya lebih maksimal.

6. Senam Mata.yang ke-6 ini sedikit tambahan dari saya pribadi. Senam mata yaitu menggerak gerakan mata dan melatih otot-otot mata agar lebih rilex dan memungkinkan untuk mengurangi minus pada mata. untuk lebih jelasnya klik link berikut : 12 Gerakan Senam Mata

(sumber zumediaku.blogspot.com)

12 Gerakan Senam Mata


Olahraga mata terkadang perlu dilakukan agar mata kita tetap sehat dan fresh. Disaat kita berlama-lama di depan komputer biasanya mata menjadi pedas dan perih, sebaiknya anda hindarkan itu dan jaga waktu jam anda saat berhadapan langsung dengan layar komputer.

Salah satu manfaat dari senam mata ini yaitu dapat mengurangi minus pada mata sedikit demi sedikit. Walaupun ada juga bantahan oleh para ahli bahwa minus mata tidak dapat disembuhkan dan hanya bisa disembuhkan dengan cara operasi. Untuk info lebih detail mengenai penyembuhan mata minus pada mata bisa dilihat pada artikel saya tentang cara alami mengurangi minus pada mata disini

Lanjut pada bahasan saya sebelumnya tentang senam mata, langsung saja praktikkan tutorial animasi dari saya dibawah ini yang berhasil saya rangkum menjadi satu kedalam file swf dari web eyetrainer.org

semoga bermanfaat, sobat :)
(sumber: zumediaku.blogspot.com)

Selasa, 10 Mei 2011

Astigmatisme (Mata Silindris) bisa disembuhkan?


Astigmatisme atau mata silindris merupakan kelainan pada mata yang disebabkan oleh karena lengkung kornea mata yang tidak merata. Kelainan refraksi ini bisa mengenai siapa saja tanpa peduli status sosial, umur dan jenis kelamin.

Bola mata dalam keadaan normal berbentuk seperti bola sehingga sinar atau bayangan yang masuk dapat ditangkap pada satu titik di retina (area sensitif mata). Pada orang astigmatisme, bola mata berbentuk lonjong seperti telur sehingga sinar atau bayangan yang masuk ke mata sedikit menyebar alias tidak fokus pada retina. Hal ini menyebabkan bayangan yang terlihat akan kabur dan hanya terlihat jelas pada satu titik saja. Disamping itu, bayangan yang agak jauh akan tampak kabur dan bergelombang.



Apa yang menyebabkan astigmatisme?

Astigmatisme umumnya diturunkan dan sering muncul sejak anak anak. Selain itu, astigmatisme juga bisa disebabkan oleh tekanan yang berlebihan pada kornea, kebiasaan membaca yang buruk dan kebiasaan menggunakan mata untuk melihat objek yang terlalu dekat.

Apa saja keluhan penderita astigmatisme?

Penderita astigmatisme yang belum diobati akan sering mengeluh sakit kepala, kelelahan pada mata dan kabur saat melihat benda berjarak dekat maupun jauh. Jika mengalami gejala tersebut dalam jangka waktu yang lama, sebaiknya anda segera ke dokter mata untuk melihat kemungkinan terjadinya astigmatisme.

Bagaimana mengobati astigmatisme?

Hampir semua derajat astigmatisme dapat dikoreksi dengan kacamata atau lensa kontak. Pada penderita derajat ringan bahkan tidak memerlukan koreksi sama sekali selama astigmatisme itu tidak disertai dengan rabun jauh atau rabun dekat.
Kaca mata untuk penderita astigmatisme menggunakan lensa silinder. Pilihan lain untuk mengobati astigmatisme adalah dengan operasi, namun tindakan ini sangat terggantung dari kondisi pasien. Operasi dilakukan dengan menggunakan laser untuk memperbaiki lengkung kornea.

sumber: blogdokter.net

Produk Seri Bio Far Infar Red


Bio Eye Mask (Harga: Rp 187.500)
Mengandung butiran BioFIR (Bio Far Infrared Rays, sinar infra merah 6-14 mikrometer), bermanfaat untuk :
- Membantu memperlancar sirkulasi darah pada bagian mata
- Membantu melegakan syaraf mata yang letih
- Mencegah kerut pada bagian mata
- Membantu mengurangi masalah mata seperti katarak, myopi, hypermetropi, silindris, dsb.

Minggu, 06 Februari 2011

Pemeriksaan-pemeriksaan General Check Up & Gunanya

Mencegah lebih baik daripada mengobati, demikian kata orang bijak dahulu. Tes kesehatan atau yang dikenal dengan nama general check up atau medical check up adalah salah satu tindakan pencegahan yang sebaiknya sudah dilakukan oleh semua orang sejak berusia 20 tahun keatas. Tentu saja tidak perlu semua tes dijalani. Pertimbangkan saja hal – hal sebagai berikut: sejarah kesehatan keluarga, biaya yang dianggarkan, atau waktu yang dimiliki. Atau bila anda sedang berencana mempunyai anak, pilihlah test – test yang khusus untuk calon ibu hamil. Demikian juga ada test kusus untuk pasangan yang akan menikah.

1. Pemeriksaan Jantung Kondisi dan fungsi dari jantung anda bisa dilihat dengan alat yang bernama EKG (elektrokardiograf). Selain dengan EKG juga bisa didukung dengan pemeriksaan foto thorax (pemotretan dengan sinar roentgen di daerah dada untuk melihat organ dalam). Untuk usia 40 tahun keatas, ada treadmill stress test. Hasilnya, anda mendeteksi adanya sumbatan pada pembuluh darah di jantung.
Frekuensi test: 6 – 12 bulan sekali. Bila anda kegemukan, memiliki keluarga yang mengalami keluarga yang mengalami gangguan jantung, tekanan darah tinggi, atau menjalani gaya hidup tidak sehat (merokok, sering makan makanan berlemak tinggi, tidak berolah raga), rutinitas test amat diperlukan.

2. Tekanan Darah Tekanan darah yang normal berada dibawah 130 / 80 mmHg. Lebih dari itu seseorang disebut menderita tekanan darah tinggi (hipertensi).
Frekuensi test: 1 tahun sekali. Lebih sering bila anda beresiko tinggi, yaitu bila dalam keluarga terdapat riwayat penyakit tekanan darah tinggi.

3. Test Gula Darah Untuk mendeteksi penyakit kencing manis (diabetes mellitus), terutama bagi mereka yang kegemukan.
Frekuensi test: 3 tahun sekali (untuk orang dengan kadar gula normal). Bila anda seorang diabetesi, jadwal test ditentukan dokter anda.

4. Test Kolesterol Test ini untuk mengetahui kadar kolesterol, HDL (High Density Lipoprotein), LDL (Low Density Lipoprotein), dan trigliserida. Dilakukan untuk mengetahui ada tidaknya penyumbatan pembuluh darah penyebab stroke atau serangan jantung.
Frekuensi test: 5 tahun sekali. Lebih sering dan dini bila ada anggota keluarga dekat yang perah dirawat akibat stroke, penyakit jantung, atau tekanan darah tinggi. Juga bila anda banyak makan berlemak dan kurang berolah raga.

5. Pemeriksaan Paru – paru Pemeriksaan ini biasanya dilakukan dengan menggunakan foto thorax. Hasil foto bakal menunjukkan ukuran dan dapat mendeteksi adanya kelainan dalam paru – paru, seperti flek. Test ini juga dapat mendeteksi penyakit TBC.
Frekuensi test: 6 bulan sekali.

6. Pemeriksaan Gigi dan Mulut Infeksi atau lubang pada gigi bisa menimbulkan nyeri yang sangat luar biasa, bakteri juga bisa menimbulkan gangguan pada organ tubuh lain seperti jantung dan ginjal. Rongga mulut adalah gerbang masuk berbagai jenis bibit penyakit, baik dari makanan maupun dari minuman.
Frekuensi test: 6 bulan sekali.

7. Test Anemia Secara umum, test darah berguna untuk menghitung kadar Hb (hemoglobin), Hematokrit (kekentalan darah), kadar eritrosit (sel darah merah), dan leukosit (sel darah putih). Test lebih mendetail akan dilakukan apabila terdapat kelainan pada darah secara kimiawi.
Anemia banyak diderita oleh wanita dibandingkan pria, hal ini dikarenakan wanita setiap bulan mendapatkan menstruasi, penyebab lainnya adalah kekurangan gizi akibat program diet yang tidak seimbang. Anemia yang berat dapat mempertinggi resiko terserang keracunan saat kehamilan (toksemia), yang merupakan penyebab kematian ibu hamil di Indonesia.
Ada pula test darah yang dilakukan untuk melihat kadar asam urat dalam rangka untuk mengetahui fungsi ginjal, dan test fungsi hati berupa SGOT/SGPT.
Frekuens test: 6 -12 bulan sekali.

8. Pemeriksaan Kesehatan Telinga Pemeriksaan dilakukan dengan test audiometri yang berguna untuk mendeteksi sensitivitas fungsi organ pendengaran. Berkurangnya fungsi pendengaran dapat disebabkan oleh penyumbatan karena kotoran atau cairan pada rongga telinga, atau karena adanya kelainan pada organ di dalam telinga.
Frekuensi test: 6 bulan sekali.

9. Pemeriksaan Kesehatan Mata Selain test ketajaman penglihatan, juga dilakukan pengukuran tekanan bola mata. Peningkatan tekanan bola mata atau yang disebut sebagai glaukoma terjadi akibat alira cairan mata terbendung yang menyebabkan peningkatan tekanan bola mata ang bisa mengakibatkan kebutaan. Setiap orang berusia 40 tahun keatas sebaiknya melakukan test ini.
Frekuensi test: 6 bulan sekali, untuk glaukoma 2 tahun sekali.

10. Pemeriksaan Urine Hasil pemeriksaan terhadap kandungan zat kimia dalam urine yang digabungkan dengan hasil kimia darah dapat menggambarkan keadaan fungsi ginjal dan hati anda. Test ini juga bisa mendeteksi adanya infeksi saluran kemih atau infeksi pada liang vagina.
Frekuensi test: 1 tahun sekali.

Pada wanita, test – test kesehatan ditambah dengan:
1. Test Reproduksi ( Pap Smear Test ) Dilakukan untuk mengetahui ada tidaknya infeksi pada saluran vagina dan leher rahim, serta mendeteksi adanya kanker pada leher rahim. Test ini ditujukan kepada mereka yang aktif secara seksual. Biasanya selain pap smear, pemeriksaan reproduksi juga melibatkan pemeriksaan kimia darah, yang dimaksudkan untuk mengetahui kandungan hormon dan cairan tubuh lainyang terdapat dalam darah yang berpengaruh terhadap proses reproduksi.
Frekuensi test: 6 – 12 bulan sekali.

2. Pemeriksaan Payudara ( Mammografi ) Pemeriksaan ini ditujukan untuk mengetahui adanya sel – sel abnormal penyebab kanker payudara. Pemeriksaan ini terhitung wajib bagi mereka yang temasuk kelompok beresiko tinggi (ada anggota keluarga yang menderita kanker payudara, pertama kali hamil di usia 32 tahun, serta pernah menderita tumor payudara). Test ini disarankan bagi wanita yang berusia 35 tahun keatas.
Frekuensi test: 1 tahun sekali.

3. Test Kepadatan Tulang

Sebenarnya test ini juga bisa dilakukan oleh kaum pria, tetapi karena lebih sering wanita yang mengalami osteoporosis (tulang keropos) yang membuat tulang mudah patah.
Frekuensi test: 1 tahun sekali

sumber: shvoong.com

Rabu, 03 November 2010

Oni Ismaningsih: Propolis Mengatasi Mata Pedas dan Cepat Lelah

Nama: Oni Ismaningsih
Umur: 45 Tahun
Kota: Solo
Keluhan: Mata pedas dan cepat lelah.
ProdukGold Green Brazil Propolis

Hasil dan Manfaat yang dirasakan:
Selama ini saya merasa mata saya sering merasa pedas/ perih dan cepat lelah. setelah saya coba menggunakan Gold Green Brazil Propolis dengan cara meneteskan langsung di mata kanan dan kiri sebanyak 1 tetes. Pertama kali saya teteskan ke mata memang terasa pedas sekali, namun setelah itu mata terasa enak dan tidak cepat lelah lagi.

Kamis, 14 Oktober 2010

Gold Green Brazil Propolis: Kekuatan Alami Yang Melindungi Anda

(Kutipan dari Wikipedia)
Propolis atau Lem Lebah adalah suatu zat yang dihasilkan oleh lebah madu.
Propolis dikumpulkan oleh lebah dari pucuk daun-daun yang muda kemudian dicampur dengan air liurnya, digunakan untuk menambal, membungkus, melindungi dan mensterilkan sarang dari serbuan kuman, virus, atau bakteri.
Propolis bersifat disinfektan (anti bakteri) yang dapat membunuh semua kuman atau virus yang masuk ke sarang lebah. Hal ini sangat diperlukan untuk melindungi semua yang ada di dalam sarang tersebut seperti ratu lebah, telur, bayi lebah dan madu.

Sejarah

Propolis digunakan sejak 3000 tahun sebelum Masehi dan memiliki peranan besar dalam fungsi biologi. Pada zaman Mesir kuno, propolis telah populer digunakan sebagai obat karena kandungannya telah dikenal efektif mengobati sejumlah infeksi, luka dan bahkan dalam proses pengawetan mayat.

Jenis-jenis Propolis

Bentuk alami propolis menyerupai adonan lem dengan beberapa kepadatan dan warna yang bervariasi dari warna coklat sampai hijau tua tergantung pada sumber dan cuaca pada saat dikumpulkan.  
Propolis secara kualitas dibagi ke dalam 3 jenis, yaitu:
  1. Propolis biasa: kandungan Bioflavonoid (vitamin P) 25x jeruk, berwarna coklat dan keruh
  2. Propolis Gold: kandungan Vitamin P 36x jeruk, berwarna coklat keemasan dan agak jernih
  3. Propolis Brazil: kandungan Vitamin P 48x jeruk, berwarna hijau keemasan dan sangat jernih.
Gold Green Brazil Propolis

Gold Green Brazil Propolis termasuk jenis Propolis Brazil (kualitas terbaik) yang merupakan zat organik murni hasil uraian lebah madu Brazil yang dihasilkan dari substansi yang mengandung damar dari daun muda tumbuhan yang disebut Baccharis dracunculifolia (Alecrim do Campo) untuk membersihkan dan melindungi sarang lebah terhadap dingin, panas, angin, kelembaban dan penyakit.
Ekstrak yang diperoleh dari propolis jenis ini memiliki rasa hangat yang kuat dan berwarna hijau terang yang cantik.

Para ilmuwan menemukan Gold Green Brazil Propolis memiliki kualitas yang terbaik di seluruh dunia karena:
  1. Kandungan Flavonoid dan asam fenol Artepilin C yang tinggi, kedua zat ini merupakan obat alami untuk melawan infeksi virus yang paling efisien yang pernah ditemukan.
  2. Flavonoid adalah antikosidan yang sangat kuat, bebas dari radikal bebas dan mampu memperkuat sistem kekebalan tubuh manusia pada tingkat sel dan membantu regenerasi sel.
  3. Lebah Brazil memperoleh sumber bahan makanan dari tumbuhan tertentu yaitu Baccharis dracunculifolia (Alecrim do Campo) yang hanya terdapat di Brazil sehingga menghasilkan Gold Green Brazil Propolis berkualitas tinggi.
Kandungan Gold Green Brazil Propolis
  1. Bioflavonoid (Vitamin P). Menurut penelitian kandungan bioflavonoid pada setetes Gold Green Brazil Propolis setara dengan bioflavonoid yang dihasilkan dari 500 buah jeruk.
  2. Artepilin C
  3. Semua jenis vitamin (A, B2, B6, C, D, E, H, P, asam folat, asam nikotinat) kecuali vitamin K
  4. Mineral-mineral yang dibutuhkan tubuh (kecuali sulfur) seperti besi, tembaga, seng, mangan, aluminium, vanadium, strontium, silicon dan zat kapur.
  5. 16 asam amino essensial untuk regenerasi sel.
Fungsi Gold Green Brazil Propolis

Penelitian yang dilakukan para ilmuwan telah menemukan bahwa Gold Green Brazil Propolis memiliki pengaruh luar biasa dalam membantu berbagai masalah kesehatan seperti :
  1. Merangsang sistem kekebalan tubuh (immune)
  2. Sebagai antioksidan
  3. Membantu membuang racun
  4. Sebagai antibiotik alami
  5. Membantu mengatasi masalah HERPES yang disebabkan oleh Virus
  6. Anti virus, anti jamur, anti mikroba, anti protozoa
  7. Propolis sangat efektif melawan pathogen, yaitu penyebab bisul dalam perut, khususnya helicobacter pylori dan kuman, yang menyebabkan gangguan pada perut dan perasaan gelisah.
  8. Sebagai antiseptik alami
  9. Anti tumor dan kanker. Propolis ditemukan memiliki zat racun khusus untuk melawan sel tumor dan kanker. Hal ini memang tidak berpengaruh pada sel-sel normal sehingga Propolis mampu melindungi tubuh kita melawan kanker dan pembunuh cepat sel-sel penyebab kanker sebagai hasil dari senyawa racun pada sistem tubuh kita atau yang disebabkan oleh lingkungan, tanpa memberikan efek negatif pada sel normal / sel sehat.
  10. Membantu mengatasi asma
  11. Mengatasi luka dan iritasi kerongkongan, flu, penyakit gigi dan gusi , sariawan serta radang amandel
  12. Mencegah kerusakan organ hati (karena konsumsi obat-obatan dan minuman alkohol)
  13. Mengatasi infeksi lambung dan usus
  14. Memelihara elastisitas pembuluh darah dan sirkulasi darah
  15. Membantu mengatasi tekanan darah tinggi
  16. Membantu menurunkan tingkat gula darah / glukosa
  17. Menurunkan tingkat lemak darah (kolesterol dan trigliserid)
  18. Membantu mengatasi penyakit jantung
  19. Meningkatkan sirkulasi mikro pada penyakit kardiovaskular
  20. Membantu mengatasi masalah jerawat
  21. Menyemburhkan luka, gigitan serangga, luka bakar, luka potong
  22. Melegakan rasa sakit dari luka
  23. Memelihara fungsi organ tubuh
  24. Meningkatkan daya ingat/memori yang baik
  25. Mencegah kelelahan dan mengembalikan energi tubuh
  26. Meningkatkan kesehatan dan memperbaiki kualitas hidup
Petunjuk Pemakaian:
  • Usia <3 tahun: Larutkan 3 tetes ke dalam segelas air
  • Usia 3-10 tahun: Larutkan 5 tetes ke dalam segelas air
  • Usia >10 tahun: Larutkan 10 tetes ke dalam segelas air
Dianjurkan minum 2-3 kali sehari.

sumber: gne-biz.com