Tampilkan postingan dengan label gold g. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label gold g. Tampilkan semua postingan

Selasa, 08 September 2015

TETRAZONE (TEnaga exTRA enZym dan HormONE)


Keunggulan larutan TETRAZONE

  1. Minuman ini melengkapi Enzym dan Hormon. Madu kaya enzym, sedangkan Gamat yang kaya protein sebagai bahan dasar pembentuk hormon.
  2. Kandungan mineral laut pada Gamat, sebagai senyawa ionik netral yg bermanfaat bagi kesehatan antara lain meningkatkan sistem imun tubuh, mencegah osteoporosis, mencegah diabetes, menyehatkan jantung dan membantu penderita asma.
  3. Kadar gula pada madu menambah tenaga, sehingga sangat baik untuk mendampingi kegiatan berolahraga.
  4. Jeruk nipis merupakan sumber minuman alkali/basa yang menyehatkan serta mengandung vitamin C.
  5. Mendapatkan segala manfaat dari Gamat dan Madu. Madu kaya asam amino untuk regenerasi sel, nutrisi sel otak, anti aging. Juga mengandung polifenol dan aneka mineral yg dibutuhkan tubuh.

Manfaat Larutan TETRAZONE:

  • Osteoporosis
  • Imunitas
  • Diabetes
  • Jantung
  • Asma
  • Regenerasi sel
  • Vitalitas
  • Vitamin C
  • Tubuh alkali atau basa
  • Nutrisi sel otak
  • Anti aging (Penuaan dini)Cara Penyajian

Cara membuat larutan TETRAZONE

  1. Buka 2-3 kapsul gamat atau 1-2 sendok makan Gold-G  Sea Cucumber Jelly
  2. Masukkan ke dalam air 200-300 ml 
  3. Campurkan madu 1 sendok makan
  4. Peras jeruk nipis secukupnya 
  5. Kocok 300 kali
Penasaran dengan rasanya TETRAZONE ?
Nyesel kalau gak cobain.,
Mak Nyessss.....

Minggu, 25 Maret 2012

Sembuhkan Luka karena TOMCAT dengan Gold G Sea Cucumber Jelly

Luka yang diakibatkan oleh racun paederin dari tubuh kumbang rove atau yang lebih dikenal dengan nama serangga tomcat akan sembuh sendiri dalam waktu enam sampai sepuluh hari, demikian ungkap Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Kementerian Kesehatan, Tjandra Yoga Aditama.

Ia menuturkan bahwa menurut laporan kondisi pasien yang terkena racun paederin tidak terlalu serius dan hanya menunjukkan gejala dermatitis ringan seperti gatal-gatal dan rasa panas terbakar. Umumnya gejala tersebut sembuh sendiri dalam kurun waktu enam hari, namun ada juga yang lukanya cukup serius dan sembuh dalam waktu 10 hari.

Jika ruam terjadi setelah terjadi kontak dengan kumbang ini:  segera cuci bagian yang terkena dengan sabun dan air. Kemudian oleskan  Gold G Sea Cucumber Jelly. di tempat luka sesering mungkin sehingga tidak meninggalkan bekas hitam.

Rabu, 02 November 2011

Tanda-tanda Orang Kena Diabetes

Banyak pengalaman beberapa orang ketika buang air kecil lalu air seninya dikerubuti semut. Itu adalah salah satu tanda-tanda diabetes yang gampang diketahui. Tapi ada banyak lagi tanda-tanda diabetes yang perlu diwaspadai.

"Kalau seseorang pipisnya dikerubuti semut, itu bisa jadi tanda awal dari penyakit diabetes," ujar dr Dante Saksono H, SpPD, PhD, saat dihubungi detikHealth.

Kenapa bisa seperti itu?
Menurutnya, seseorang yang memiliki penyakit diabetes maka air seni yang dibuang masih mengandung gula. Ini terjadi karena ketika gula darah yang masuk ke dalam tubuh di proses oleh organ ginjal tidak terserap sempurna oleh tubuh. Kemudian akan dikeluarkan oleh tubuh melalui air seni atau pipis.

"Kalau kadar gulanya dalam darah tinggi, maka hasil saringannya sudah pasti masih mengandung gula atau bersifat manis," ujar dokter berusia 36 tahun ini.

dr Dante mengatakan sebenarnya diabetes melitus artinya adalah air mancur yang manis, dan air mancur disini dapat diartikan sebagai pipis atau air seni.

Penyakit diabetes adalah gangguan penggunaan glukosa yang terjadi di dalam tubuh. Diabetes tidak terjadi secara begitu saja. Sebelum seseorang didiagnosis menderita diabetes, mereka mengalami fase normal, lalu meningkat menjadi prediabetes dan akhirnya menderita diabetes.

Penyakit ini sering disebut dengan silent killer. Penyakit ini tidak langsung menyebabkan kematian tapi komplikasi yang dihasilkan dari diabetes ini bisa menurunkan kualitas hidup seseorang hingga berakhir dengan kematian.

Jika penderita diabetes bisa mengontrol kadar gula darahnya dengan baik, maka komplikasi yang diakibatkan oleh penyakit ini bisa dicegah. Komplikasi dari diabetes ini bisa menyerang hampir seluruh organ tubuh manusia.

Tanda-tanda seseorang terkena diabetes seperti dilansir dari diabeteslibrary, Selasa (1/11/2011) adalah:

1. Sering buang air kecil
Buang air kecil akan menjadi sering jika terlalu banyak glukosa dalam darah. Jika insulin (yakni hormon yang mengendalikan gula darah) tidak ada atau sedikit maka ginjal tidak dapat menyaring glukosa untuk kembali ke dalam darah. Kemudian ginjal akan menarik tambahan air dari darah untuk menghancurkan glukosa. Hal ini membuat kandung kemih penuh dan membuat seseorang sering pipis.

2. Sering merasa haus
Karena sering buang air kecil, Anda akan menjadi lebih sering haus, karena proses penghancuran glukosa yang sulit maka air di dalam darah tersedot untuk menghancurkannya. Sehingga seseorang perlu minum lebih banyak untuk menggantikan air yang hilang.

3. Berat badan turun cepat
Terutama terjadi pada penderita diabetes tipe 1 (faktor genetik). Pankreas pada penderita diabates berhenti membuat insulin akibat serangan virus pada sel-sel pankreas atau respons autoimun yang membuat tubuh menyerang sel-sel yang memproduksi insulin. Akibatnya tubuh akan kesulitan mencari sumber energi karena sel-sel tidak memperoleh glukosa. Kemudian tubuh mulai memecah jaringan otot dan lemak untuk energi sehingga berat badan terus menyusut.

Pada penderita diabetes tipe 2 (faktor perubahan gaya hidup), penurunan berat badan terjadi secara bertahap dengan peningkatan resistensi insulin sehingga penurunan berat badan tidak begitu terlihat.

4. Merasa lemah dan gampang kelelahan
Karena produksi glukosa terhambat sehingga sel-sel makanan dari glukosa yang harusnya didistribusikan ke semua sel tubuh untuk membuat energi jadi tidak berjalan. Karena sel energi tidak mendapat asupan sehingga orang akan merasa cepat lelah.

5. Sering kesemutan di kaki dan tangan
Gejala ini disebut neuropati. Terjadi secara bertahap dari waktu ke waktu karena glukosa dalam darah tinggi akan merusak sistem saraf. Pada penderita diabetes tipe 2 kejadiannya secara bertahap, dan orang-orang sering tidak menyadari bahwa itu salah satu pertanda. Kondisi gula darah tinggi kemungkinan telah terjadi beberapa tahun sebelum diagnosa. Kerusakan saraf dapat menyebar tanpa pengetahuan kita.

6. Penglihatan kabur, kulit kering atau gatal, sering infeksi atau luka dan memar, yang membutuhkan penyembuhan dalam waktu lama merupakan tanda-tanda lain dari diabetes.

Jika melihat ada tanda-tanda itu maka Anda punya alasan untuk khawatir soal diabetes.

Lalu komplikasi penyakit apa yang timbul dari diabetes?
Berikut adalah komplikasi penyakit dari diabetes:

1. Penyakit saraf
Penyakit saraf adalah komplikasi jangka panjang dari diabetes. Diperkirakan bahwa 60-70 persen penderita diabetes mengalaminya.

Penyakit saraf ini menyerang hampir semua sistem saraf di tubuh mulai dari yang ringan kram, nyeri kepala, sakit perut, punggung nyeri, tidak berkeringat. Hingga yang berat mengganggu sistem saraf pembulah darah seperti jantung hingga saraf di kelamin yang bisa menyebabkan impotensi serta gangren dengan risiko amputasi.

2. Penyakit mata (Retinopathy)
Karena penyempitan, pengerasan atau pemutusan pembuluh darah dan kapiler retina menyebabkan komplikasi serius yang dikenal sebagai retinopathy dan dapat menyebabkan kehilangan penglihatan. Dua komplikasi yang parah adalah katarak dan glaukoma.

3. Penyakit kardivaskular (jantung)
Akibat memiliki tekanan darah yang tinggi dan melemahnya fungsi-fungsi otot jantung.

4. Penyakit ginja
lKarena memiliki tekanan darah tinggi membuat fungsi ginjal terganggu.

5. Hipoglikemia
Terjadi karena penderita diabetes harus mendapat suntikan insulin dalam tubuh. Jika kemudian insulin lebih banyak dibandingkan dengan jumlah gula darah akan membuat gula darah turun di bawah level normal, inilah yang dinamakan hipoglikemia. Hipoglikemia bisa membuat seseorang pusing, bingung dan kehilangan kesadaran atau pingsan.

6. Gangguan pencernaan
Seperti gangguan lambung, divertikulitis, gejala sindrom iritasi usus besar, sakit perut, sembelit, diare dan batu empedu.

7. Komplikasi di mulut
Seperti sering mengalami gigi copot terutama pada penderita diabetes tipe 1.

8. Mudah infeksi
Risiko terkena infeksi cukup tinggi seperti infeksi luka, influenza, infeksi pernafasan hingga TBC tulang.

9. Komplikasi kehamilan
Tingkat kematian bayi lebih tinggi pada ibu yang menderita diabetes.

10. Ketoasidosis (darah menjadi asam)
Gejala awal dari ketoasidosis diabetikum adalah rasa haus dan sering kencing, mual, muntah, lelah dan nyeri perut (terutama pada anak-anak). Pernafasan menjadi dalam dan cepat karena tubuh berusaha untuk memperbaiki keasaman darah. Bau nafas penderita tercium seperti bau aseton.

Cara mudah mendeteksi diabetes:

1. Lihatlah apakah air seni yang didiamkan sebentar dikerubuti semut atau tidak. Jika dikerebuti semut adalah pertanda kandungan gula di darah tinggi yang dibuang melalui urine.

2. Gunakan kertas uristix yang banyak dijual perusahaan farmasi. Masukkan kertas uristix ke air seni jika kertas berubah warna maka itu pertanda ada gejala diabetes.

3. Diagnosis laboratorium untuk mengetes glukosa darah. Pengujian kadar glukosa darah dengan puasa jika hasilnya lebih besar atau sama dengan 126 mg/dl menunjukkan adanya diabetes.

sumber detikhealth.com

Sabtu, 09 Juli 2011

Bagaimana Mempertahankan Berat Badan Hasil Diet?

Banyak orang yang bisa menurunkan berat badannya. Tapi berat badan hasil diet yang dicapai susah payah itu umumnya jarang yang bertahan lama alias diet yoyo karena orang yang berhasil diet itu gagal menjaga berat badan hasil dietnya.

Padahal program diet tubuh yang tidak konsisten bisa memberikan efek buruk bagi tubuh. Diet yoyo ini bisa membuat bentuk tubuh seseorang lebih buruk dibandingkan sebelum ia melakukan diet, karena sering kali mengabaikan porsi latihan atau kegiatan fisiknya serta pola makan yang buruk.

Sebuah studi baru yang dilakukan oleh peneliti dari Penn State College of Medicine, AS menunjukkan bahwa teknik yang dilakukan untuk menurunkan berat badan belum tentu bisa digunakan atau berhasil dalam membantu menjaga berat badan ideal.

Penelitian mencatat ada 4 strategi yang bisa dilakukan untuk menjaga berat badan agar tetap ideal tapi tidak membuatnya berkurang, seperti dikutip dari Healthland.Time, Jumat (8/7/2011) yaitu:
  1. Tetap mengonsumsi makanan yang kaya akan protein tapi rendah lemak
  2. Tetap mengikuti program olahraga yang konsisten
  3. Menghargai diri sendiri untuk tetap menjaga pola makan dan berolahraga
  4. Mengingat diri sendiri tentang mengapa dirinya perlu menjaga berat badan
Para pakar gizi dan obesitas menuturkan prinsip-prinsip yang menjadi dasar dalam menurunkan berat badan dan menjaga agar tetap ideal adalah sama, yaitu seseorang harus mengonsumsi makanan yang sehat dan meningkatkan aktivitas fisik seperti olahraga.

Salah satu hal yang penting adalah memelihara pola pikir untuk mulai berfokus pada jangka panjang dan bukan jangka pendek, yaitu melakukan perubahan gaya hidup dan perilaku secara permanen sehingga hasil yang didapatkan bisa bertahan lama.

Para ahli telah sepakat bahwa kunci sukses dalam menurunkan serta mempertahankan berat badan adalah motivasi yang dimilikinya. Karena dengan motivasi ini akan memicu seseorang untuk mengubah pola hidup dan perilakunya secara bertahap.

Sumber: detikhealth.com

Rabu, 04 Mei 2011

Belanja Berhadiah Gratis Wisata dan Medical Check Up. Mau?


Mencegah lebih baik daripada mengobati, demikian kata orang bijak dahulu. Tes kesehatan atau yang dikenal dengan nama general check up atau medical check up adalah salah satu tindakan pencegahan yang sebaiknya sudah dilakukan oleh semua orang sejak berusia 20 tahun keatas.

PT GNE Indonesia bekerja sama dengan BP Healthcare Malaysia  meluncurkan satu paket program yang sangat luar biasa. Hanya dengan berbelanja  Rp   7.500.000,- akan mendapatkan hadiah langsung tanpa diundi berupa Wisata dan Medical Check Up ke Melaka selama 4 hari 3 malam dan
1 set Matras BIOFirion Double dan 2 Bantal BIOFirion seharga  Rp  7.280.000,- (Juni 2011).


Buruan segera daftar, karena tempat sangat terbatas!!

Program Termasuk
1. Medical Check Up oleh Dokter dari BP Healthcare.
2. Medical Consultation dengan dokter dari BP Healthcare.
3. Quantum Health Check Up dengan Biochemist GNE-HMP Sdn. Bhd.
4. Wisata kota Melaka (Historical Town), Melaka River Cruise & program berbelanja (bebas).
5. Tiket pesawat economy class : KLM (dari Jakarta), Air Asia (dari Solo, Medan,Surabaya)*
6. Transportasi dari Kuala Lumpur – Melaka – Kuala Lumpur.
7. Akomodasi Hotel di Melaka (twin sharing) selama 3 malam.
8. Makan pagi (hotel), makan siang, makan malam sesuai program.

Medical Check Up (BP Healthcare) yang meliputi:

KIMIA DARAH LENGKAP
1. Hemoglobin                       6. Hematokrit
2. Lekosit                              7. MVC
3. Hitung Jenis                       8. MCH
4. Eritrosit                             9. MCHC
5. Trombosit                       10. Laju Endap Darah

PROFILE HEPATITIS B
11. HBsAg                         12. HBsAb

PROFILE KOLESTEROL
13. Kolesterol                    16. LDL-Kolesterol
14. Trigliserida                   17. Rasio Kolesterol
15. HDL-Kolesterol

FUNGSI HATI
18. Bilirubin                       23. Alkali Fosfatase
19. Total Protein               24. SGOT
20. Albumin                      25. SGPT
21. Globulin                      26. GGT
22. Rasio A / G

FUNGSI GINJAL
27. Ureum                       29. Asam Urat
28. Kreatinin

GULA DARAH
30. Glukosa

GOLONGAN DARAH
31. ABO & System Rhesus (RH)

ANALISA URIN
32. Urine Rutin

DAN LAIN-LAIN
33. Sodium                     37. Total T4
34. Potassium                 38. VDRL
35. Kalsium                    39. Clorida
36. Fosfor                      40. Rematik Faktor

Hasil langsung keluar dalam 1 hari sehingga bisa langsung Medical Consultation dengan dokter dari BP Healthcare berkenaan dengan hasil Check Up.

Quantum Health Check Up di Melaka
Pemeriksaan Kesehatan Secara Holistik yang meliputi:
1. Basic Body Condition(Kondisi Dasar Tubuh)
2. Heart & Blood Function(Jantung & Sirkulasi Darah)
3. Respiratory Function(Fungsi Pernafasan)
4. Renal Function(Fungsi Ginjal)
5. Pancreas Function(Fungsi Pankreas)
6. Liver & Spleen(Liver/Hati & Limpa)
7. Hormone System(Sistem Hormon)
8. Gastrointestinal Function (Fungsi Lambung)
9. Immune Function(Fungsi Daya Tahan Tubuh)
10. Skin Condition(Kondisi Kulit)
11. Bone Condition(Kondisi Tulang)
12. Brain Function(Fungsi Otak)
13. Reproductive Function(Fungsi Reproduksi)
14. Toxic Scanning(Analisa Racun Tubuh)
15. Nutritional Condition(Kondisi Gizi)
16. Health Risk Prediction(Prediksi Resiko Kesehatan)
17. Emotional Condition(Kondisi Emosional)
18. Nutrition Suggestion(Saran Gizi)

Rabu, 20 April 2011

10 Fakta Tuberkulosis

Lebih dari dua miliar orang, atau sepertiga dari seluruh penghuni dunia, terserang "Mycobacterium tuberculosis", bakteri yang mengakibatkan penyakit tuberkulosis (TB).

Tuberkulosis adalah penyebab utama ketujuh kematian di dunia. Penyakit itu menewaskan 1,8 juta orang di seluruh dunia pada 2009, naik dari 1,77 juta pada 2007.

Tuberkulosis adalah satu dari tiga penyakit utama yang berkaitan erat dengan kemiskinan, yang dua lagi adalah AIDS dan malaria, demikian laporan kantor berita Inggris, Reuters.

Berikut adalah 10 fakta penting mengenai tuberkulosis:
  1. Tuberkulosis menyebar dengan mudah melalui udara. Ketika orang yang terinfeksi batuk, bersin, berbicara atau meludah, mereka mengeluarkan bakteri tersebut. Sedikit saja bakteri itu sudah cukup untuk menimbulkan penularan. Satu orang di dunia menjadi orang yang baru terinfektisi TB setiap detik
  2. Hampir semua penularan TB tersembunyi, pembawanya tak memperlihatkan gejala dan mereka tidak terinfeksi. Namun, satu dari 10 orang akan terserang TB sepanjang hidupnya terutama karena melemahnya sistem kekebalan tubuh.
  3. Dari 1,8 juta kematian pada 2008, atau 4.930 kematian per hari, setengah juta adalah pasien AIDS. TB kebanyakan menyerang orang dewasa muda yang berada pada masa paling produktif mereka. Mayoritas besar kematian akibat TB terjadi di dunia berkembang. Lebih dari separuhnya terjadi di Asia.
  4. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan bahwa 9,4 juta orang terserang TB aktif pada 2008, naik dari 9,27 juta pada 2007 dan 9,24 juta orang pada 2006. Di antara ke-15 negara yang memiliki angka tertinggi penularan TB pada 2007, 13 berada di Afrika, sementara separuh dari semua kasus baru berada di enam negara Asia -- Bangladesh, China, India, Indonesia, Pakistan dan Filipina.
  5. TB adalah penyebab kematian tertinggi ketujuh di negara miskin.
  6. Rata-rata pasien TB kehilangan tiga sampai empat bulan masa kerja dan sebanyak 30 persen penghasilan rumah tangga tahunan. Bank Dunia memperkirakan penyakit tersebut menghilangkan empat hingga tujuh persen penghasilan domestik kotor di sebagian negara yang paling parah terserang.
  7. TB yang tahan obat disebabkan oleh pengobatan yang setengah-setengah dan tidak berkelanjutan seringkali terjadi karena pasien menghentikan pengobatan sebab mereka mulai merasa lebih baik.
  8. Bentuk TB yang paling berbahaya ialah TB yang tahan banyak obat (MDR-TB), yaitu TB yang tahan setidaknya terhadap isoniazid dan rifampicin, dua obat anti-TB yang paling kuat.
  9. Angka MDR-TB tinggi di beberapa negara, terutama di India, China dan bekas Uni Sovyet, dan mengancam upaya pengendalian TB. MDR-TB pada hakekatnya ada di semua negara yang disurvei oleh WHO.
  10. TB yang tahan obat secara luas, atau XDR-TB, adalah jenis TB yang relatif jarang. Antara 35 persen dan 50 persen pasien TB jenis itu meninggal.
sumber: kompas health

Tuberkulosis pada Anak Sulit Dikenali

Tuberkulosis pada anak berbeda dengan orang dewasa. Penegakan diagnosis penyakit tersebut pada anak jauh lebih sulit lantaran gejala klinis sulit dikenali atau mirip dengan gejala penyakit lain. Demikian terungkap dalam talkshow bertema Cegah TB Kebal Obat yang diselenggarakan RSUP Persahabatan, Selasa (20/4/2010).. Penyakit Tuberkulosis (TB) ialah penyakit menular langsung yang disebabkan oleh kuman TB (Mycobacterium tuberculosis). Sebagian besar kuman TB menyerang paru, tetapi dapat juga mengenai organ tubuh lainnya.

Dokter Spesialis Anak Tjatur Kuat Sagoro, mengatakan, gejala tuberculosis (TB) pada anak tidak khas sifatnya. "Gejala batuk-batuk, demam naik turun tidak terlalu tinggi, berkeringat di malam hari, berat badan turun, kelainan di paru pada foto thoraks, dan pembengkakan kelenjar yang merupakan gejala tuberkulosis pada orang dewasa, belum tentu berarti tuberkulosis pada anak," ujar Tjatur. Terlebih lagi, terdapat chesty child atau anak yang mudah mengalami gejala saluran pernafasan atau respiratorik yang biasanya ditandai dengan batuk-batuk dan napas berbunyi. "Jika tidak memahami tuberkulosis pada anak, begitu ada tanda-tanda tersebut, biasanya langsung dikatakan tuberkulosis. Padahal, belum tentu," ujarnya.

Alat utama untuk menegakan diagnosis tuberkulosis pada anak ialah dengan uji tuberkulin atau lebih dikenal dengan tes mantouk, yakni dengan menyuntikkan protein kuman Mycobacterium tuberculosis pada lengan bawah anak guna memastikan anak terinfeksi tuberkulosis atau tidak. Kemudian dilihat reaksi pembengkakan di kulit.

Menurut Tjatur, TB pada anak tidak menular, sehingga anak jangan diasingkan. Kuman TB pada anak berkembang di dalam kelenjar paru atau tidak terbuka. Berbeda dengan kuman pada orang dewasa yang berkembang di da lam paru-paru. Kuman lalu membuat lubang untuk keluar melalui saluran nafas sehingga dapat tersebar ke luar.

sumber: kompas health

Perang Lawan Tuberkulosis

Indonesia menempati urutan kelima dalam daftar negara dengan jumlah pasien tuberkulosis tertinggi di dunia. Sebelumnya Indonesia menduduki urutan ketiga setelah India dan China, kemudian urutan kelima karena jumlah kasus TB di Afrika Selatan dan Nigeria meningkat melebihi Indonesia.

Dari sisi jumlah, terjadi penurunan kasus baru tuberkulosis (TB). Kalau tahun 2007 total kasus tuberkulosis berjumlah 528.000 kasus, tahun 2008 berjumlah 429.730 kasus. Meski demikian, di Indonesia tuberkulosis masih menempati urutan kedua (7,5 persen) pola penyebab kematian semua umur (Riskesdas 2007) setelah stroke.

Penyakit sistem pernapasan menjadi urutan pertama dalam pola 10 penyakit terbanyak pada pasien rawat jalan di rumah sakit pada tahun 2008. Angkanya mencapai 469.067 dengan rasio perawatan 1,86.

Tuberkulosis adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis. Sebagian besar kuman tuberkulosis menyerang paru, tetapi dapat juga menyerang organ tubuh lain, seperti kelenjar, tulang, sistem saraf, sistem pencernaan, sistem reproduksi, dan lainnya.

Penyakit ini menyebar melalui percikan dahak yang beterbangan di udara. Berdasarkan perhitungan Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO), tuberkulosis menyumbang 6,3 persen dari total penyakit berbahaya di Indonesia dibandingkan dengan 3,2 persen di wilayah Asia Selatan.

Tuberkulosis sebagian besar menyerang usia produktif antara 15 dan 45 tahun sehingga selain meningkatkan angka morbiditas dan mortalitas, penyakit ini juga menurunkan produktivitas masyarakat. Peningkatan kasus infeksi HIV/AIDS juga berkorelasi dengan peningkatan kasus tuberkulosis ini. Data menunjukkan, 3 persen dari kasus baru tuberkulosis terjadi pada pasien dengan HIV positif. Padahal, beberapa daerah memiliki insiden HIV tinggi, seperti di Papua, Kalimantan Barat, Bali, Sumatera Utara, dan Jakarta.

Gambaran tuberkulosis pada HIV kadang-kadang tidak khas, terutama bila HIV-nya sudah lanjut, sehingga mungkin tidak terdiagnosis dan berdampak pada keterlambatan pengobatan. Selain itu, pemberian obat anti-TB bersamaan dengan pemberian obat antivirus (ARV) untuk menangani HIV-nya bisa meningkatkan efek samping. Itu sebabnya mengapa kematian pasien HIV lebih cepat karena infeksi tuberkulosis.

Tantangan pemberantasan

Tahun 1992 upaya pengobatan jangka pendek dengan pengawasan langsung (directly observed treatment short-course/DOTS) pertama kali dilakukan di Sulawesi. Menurut WHO, upaya ini telah menunjukkan keberhasilan dan telah diperluas dengan cakupan 98 persen pada tahun 2005 dan hampir 100 persen pada tahun 2007.

Namun, selain munculnya HIV/AIDS yang berkorelasi erat dengan tuberkulosis, tantangan lain pemberantasan penyakit ini adalah juga masalah resistensi obat atau

TB-multidrug resistance (TB-MDR), yaitu kuman tuberkulosis kebal atau resisten terhadap obat isoniazid (INH) dan rifampisin.

Rifampisin dan INH adalah dua obat TB yang sangat penting dan menjadi tulang punggung dalam pengobatan TB. Keduanya bersifat bakterisida yang artinya dapat membunuh kuman. Obat yang lain bersifat bakterostatik, yang fungsinya hanya menghambat pertumbuhan kuman.

Walau TB-MDR masih relatif rendah, jumlah kasus TB-MDR di Indonesia cukup mengkhawatirkan karena jumlah pasien TB cukup besar. WHO memperkirakan, ada 6.427 kasus TB-MDR dengan hasil dahak positif atau 2 persen dari kasus tahun 2007.

Dari kasus TB dengan pengobatan ulang (re-treatment), ada 20 persen kasus dengan TB-MDR. Meski sektor swasta juga melayani TB, sampai saat ini angka penjaringan dan keberhasilan tidak tercakup dalam sistem survei Program Penanggulangan TB. Kegagalan pengobatan termasuk terputusnya pengobatan dan penyalahgunaan obat anti-TB (OAT) di RS menjadi masalah dalam TB-MDR.

Insiden resistensi obat meningkat sejak diperkenalkannya pengobatan TB pertama tahun 1943. TB-MDR muncul seiring dengan mulai digunakannya rifampisin secara luas tahun 1970-an. WHO Stop TB Department memperkirakan insiden (termasuk kasus baru dan pengobatan ulang) yang terjadi di dunia pada tahun 2003 ada 458.000.

Kasus TB-MDR terjadi karena perbuatan manusia, yaitu tenaga kesehatan yang memberikan obat tanpa penyuluhan dan pengembangan motivasi yang cukup kepada pasien sehingga pasien tidak berobat secara teratur atau tidak menyelesaikan pengobatan (putus berobat). Di sisi lain, masih ada petugas kesehatan yang tidak memberikan obat dengan tepat, baik dalam jumlah, jenis, maupun dosis.

Kenyataan di lapangan juga menunjukkan, obat ternyata tidak diberikan sesuai kriteria. Padahal, obat untuk pasien kasus baru tidak sama dengan obat untuk pasien putus berobat. Obat kasus kambuh tidak sama dengan kasus gagal pengobatan.

Adapun kesalahan pasien adalah tidak makan obat sesuai petunjuk. Yang umum terjadi adalah mereka mengurangi jumlah obat atau dosis karena ada efek samping atau menghentikan pengobatan sebelum waktunya karena merasa sudah sembuh.

Dalam upaya pemberantasan ini, Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) menerapkan ISTC (International Standard Tuberculosis Care). ISTC adalah program dari WHO bersama ATS (American Thoracic Society) dan organisasi dunia lain yang bergerak di bidang tuberkulosis. ISTC membantu menegakkan diagnosis TB lebih tepat dan lebih akurat sehingga pengobatan juga lebih pas.

Sumber: Faisal Yunus, Perhimpunan Dokter Paru Indonesia, kompas cetak

TBC Paru, Penyebab, Gejala dan Penanggulangannya

TBC Paru merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Ditularkan melalui percikan liur pada saat berbicara dengan penderita TBC.

Gejala-gejala utama TBC adalah Batuk yang bertambah menjelang dini hari, Demam sedang, Sering berkeringat banyak pada dini hari. Pada kerusakan paru berat timbul sesak nafas dan batuk darah.

Tanda-tanda klinis utama yang bisa dilihat adalah Pembesaran kelenjar limfe di leher dibawah telinga. Pada pemeriksaan paru ditemukan tanda-tanda lendir/cairan dalam paru, sering dibagian atas paru, kadang-kadang nafas sesak dan mengeluarkan suara seperti peluit.

Pada pemeriksaan mikroskopis dahak ditemukan BTA +. Pemeriksan Radiologi memperlihatkan tanda-tanda lendir di bagian atas paru, corakan vaskuler meningkat disekitar bronchus dan kadang-kadang ditemukan rongga pada alveolus paru

Konsep Terapi Medis:

Untuk Membasmi Bakteri Mycobacterium tuberculosis diberikan obat anti TB ( OAT ) yaitu: Rifampisin, INH, Ethambutol, Pirazinamid. Cairan dalam paru dikeluarkan dengan Obat-obatan dan Operasi/ katerisasi paru. Gejala batuk, demam, sesak nafas dan pendarahan diatasi dengan pemberian obat-obatan.

KONSEP TERAPI HERBAL

Pengalaman klinis terhadap penderita TBC yang mengalami batuk darah pada Praktek dr.Fadli, menunjukkan suatu kombinasi Obat Anti Tuberculosis( rifampisin, INH, ethambutol, pirazinamid ) dengan ekstrak tripang ( Gold-G Sea Cucumber Jelly ) sangat cepat mengatasi batuk darah dan menurunkan demam.

Gold-G Sea Cucumber Jelly mempunyai kemampuan meregenerasi sel-sel paru yang rusak, memperbaiki fungsi kapiler sehingga mempercepat mengatasi perdarahan. Selain itu Gold-G Sea Cucumber Jelly (Tripang ) juga dapat menurunkan demam.

TESTIMONI

Seorang penderita TBC disertai batuh darah masif, bernama M.Yusuf, pria, umur 53 tahun. Sudah pernah berobat pada dokter spesialis paru. Obat yang direkomendasi; Rifamfisin, INH, Ethambutol , Pirazinamid, Kalnex, Bromhexin, vit B6. Tapi batuk darah tidak berhenti.
Sejak 21 Mai 2007 berobat di Praktek dr.Fadli. Obat yang diberikan; OAT (Rifampisin 450mg, INH 300 mg, Pirazinamid 500 mg) dosis tunggal 1x sehari dan Gold-G Sea Cucumber Jelly ( Ekstrak Tripang ) dengan dosis 3 x 1 sendok makan. Hasilnya dalam 1 hari pengobatan, batuk darahnya sudah berhenti. Namun demikian untuk membasmi bakteri Mycobacterium tuberculosis OAT harus diteruskan sesuai standard WHO.

Kamis, 03 Maret 2011

BISAKAH KURANG MINUM MEMICU SERANGAN JANTUNG?

Anjuran untuk sering-sering minum air putih punya banyak manfaat. Selain menjaga tubuh dan pikiran tetap bugar, kadar air dalam tubuh yang senantiasa terjaga juga bisa mengurangi risiko serangan jantung akut.

Sekitar 70 persen tubuh manusia terdiri dari air sehingga air memegang peran penting dalam menjaga kesehatan. Nutrisi-nutrisi penting dalam makanan hanya bisa diserap jika sel-sel dalam tubuh memiliki cukup air untuk melarutkannya.

Komponen tubuh yang paling banyak mengandung air adalah darah, dengan komposisi air sekitar 85 persen. Apabila kadar air dalam tubuh berkurang, darah akan mengental dan membuat peredaran darah menjadi tidak lancar.

Berkurangnya kadar air dalam tubuh antara lain dipicu oleh keluarnya keringat saat beraktivitas. Jika tidak diimbangi dengan minum air putih, maka dehidrasi atau kekurangan cairan tubuh bisa menyebabkan darah mengental dan peredarannya tidak lancar.

Darah yang mengental juga punya risiko lebih tinggi untuk membentuk endapan di pembuluh darah. Saat melewati pembuluh-pembuluh halus yang menuju jantung, endapan itu bisa saja menyumbat dan menyebabkan serangan jantung akut.

Hal ini dijelaskan oleh Dr dr Saptawati Bardosono, MSc atau biasa dipanggil dr Tati, dosen Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia dalam jumpa pers bertema "Waspada Dampak Dehidrasi Ringan Terhadap Kinerja, Kognitif dan Mood" di Hotel Le Meredien Jakarta, Rabu (9/2/2011).

Meski demikian, dr Tati mengatakan risiko untuk mengalami serangan jantung hanya karena kurang minum saja sangat kecil. Biasanya itu terjadi jika seseorang sejak awal memang sudah memiliki gangguan pada jantung atau sistem peredaran darahnya, lalu dehidrasi atau kurang cairan akan memperparah kondisinya.

Dampak yang sesungguhnya lebih butuh perhatian adalah berkurangnya kemampuan kognitif dan mood atau suasana hati. Dehidrasi ringan dengan tingkat keparahan 1,4 persen pada pria atau 1,3 persen pada wanita sudah bisa membuat kemampuan kognitif atau berpikir seseorang terganggu.

Dehidrasi ringan hingga sedang juga bisa mempengaruhi emosi dan suasana hati. Gejalanya antara lain mudah tersinggung, marah-marah, gelisah dan mudah panik. Akibatnya orang itu menjadi lebih mudah stres dan mengalami gejala lain yang menyertainya seperti sakit kepala.

"Jika mengalami sakit kepala, jangan buru-buru minum obat. Coba dulu minum 2-3 gelas air putih, lalu tunggu 20 menit. Jika sakit kepala itu dipicu oleh dehidrasi ringan, maka akan sembiuh dengan sendirinya. Kalau tidak sembuh, baru boleh minum obat," ungkap dr Tati.

(up/ir)
Sumber : Detik.com
Penulis : AN Uyung Pramudiarja

Selasa, 15 Februari 2011

Begadang Jangan Begadang... Tingkatkan Risiko Serangan Jantung

LOS ANGELES - Benar kata lagu Rhoma Irama, tentang larangan begadang kalau tiada perlunya. Para ilmuwan di Warwick University mengibaratkan begadang seperti tengah membakar lilin di kedua ujungnya. "Begadang meningkatkan risiko stroke dan penyakit jantung atau memicu kedua penyakit ini," demikian simpulan penelitian mereka.

Mereka menemukan bahwa kurang tidur kurang dari enam jam meningkatkan risiko kematian akibat penyakit jantung oleh hampir 50 persen, dan risiko kematian akibat stroke sebesar 15 persen.

Francesco Cappuccio, profesor kedokteran jantung dan epidemiologi, dan Dr Michelle Miller, seorang dosen dalam ilmu klinis, membuat kesimpulan setelah mengamati 470 ribu orang dari delapan negara, berusia antara tujuh hingga 25 tahun. Penelitian mereka telah dipublikasikan dalam European Heart Journal.

Prof Cappuccio menyadari, begadang kerap tak terhindarkan dalam kehidupan masyarakat modern, yang semua dituntut serba cepat. Pekerjaan kantor, kerap dibawa pulang karena harus selesai keesokan harinya.

"Tapi dalam melakukannya, kami secara signifikan meningkatkan risiko menderita stroke atau mengembangkan penyakit kardiovaskuler yang pada gilirannya akan berujung pada serangan jantung," katanya.

Jika seseorang tidur kurang dari enam jam per malam atau mengalami susah tidur, maka dia berkesempatan 48 persen lebih besar untuk mengalami kematian akibat penyakit jantung dan 15 persen kesempatan lebih besar untuk terkena serangan stroke.

"Kecenderungan untuk begadang sebenarnya merupakan bom waktu bagi kesehatan kita jadi Anda perlu bertindak sekarang untuk mengurangi resiko terkena kondisi ini yang mengancam jiwa kita," katanya.

Jumlah optimum waktu untuk tidur adalah antara tujuh hingga delapan jam, katanya. Ketika tidur lebih dari sembilan jam bisa menjadi indikator masalah kesehatan lainnya.

Para ilmuwan tidak jelas tentang bagaimana sebenarnya kurang tidur merusak sistem kardiovaskular, atau hubungan kausal keduanya. Tetapi Prof Cappuccio mengatakan ada bukti bahwa itu mempengaruhi sistem endokrin, yang mengatur produksi hormon.

Hal ini juga bisa mengakibatkan gangguan toleransi glukosa dan berkurangnya sensitifitas terhadap insulin, yang dapat mengakibatkan diabetes, serta tekanan darah tinggi.

Tahun lalu Prof Cappuccio menerbitkan sebuah review dari 16 studi melibatkan total 1,3 juta orang, yang menunjukkan bahwa orang yang tidur kurang dari enam jam 12 persen lebih mungkin meninggal sebelum usia 65, dibandingkan mereka yang tidur antara tujuh dan delapan jam.

Dr Sharlin Ahmed, dari Asosiasi Stroke, berkata tidur baik terlalu banyak atau terlalu sedikit dapat merusak kesehatan kita. "Studi ini menyoroti pentingnya mendapatkan enam sampai delapan jam secara teratur untuk tidur; kurang atau lebih dari ini dapat meningkatkan risiko seseorang terkena stroke," katanya. Ia berharap ada penelitian lanjutan dalam hal ini.

Red: Siwi Tri Puji B
Sumber: republika.co.id

Selasa, 08 Februari 2011

Kenali Gejala Serangan Jantung

Keluhan serangan jantung tidak selalu seperti yang kita saksikan di layar sinetron saat aktor berakting memegang dada kiri, sementara mata mendelik, badan membungkuk, lalu tersungkur ke lantai.

Terdapat berbagai ragam keluhan serangan jantung dan gejalanya tidak sama pada tiap orang, terutama pada perempuan.

Serangan jantung yang dalam bahasa medis disebut acute miocard infark terjadi karena adanya sumbatan gumpalan darah di pembuluh koroner. Ada banyak hal yang bisa memicu serangan jantung, termasuk faktor usia, hipertensi, kolesterol tinggi, obesitas, konsumsi alkohol, stres, merokok, dan pola makan yang tidak sehat.

Untuk mengenali potensi serangan jantung sedini mungkin, kenali tanda-tanda penting gangguan jantung berikut ini:

Kelelahan dan sesak napas 
Rasa lelah yang berlebihan dan napas pendek-pendek adalah dua tanda yang coba dikirimkan tubuh agar Anda segera beristirahat. Namun, gejala ini juga bisa menjadi tanda adanya masalah pada jantung sebagai respons tekanan ekstra pada jantung.
Bila Anda sering mengeluh kelelahan tanpa penyebab yang jelas, itu bisa jadi tanda ada sesuatu yang salah pada tubuh. Napas pendek-pendek dan kelelahan ini paling sering dialami perempuan dan terjadi sebulan sebelum serangan jantung.

Keringat dingin.
Berkeringat lebih dari biasanya, terutama jika Anda tidak sedang melakukan aktivitas, bisa menjadi gejala awal masalah pada jantung. Hal ini terjadi karena tubuh bekerja keras memompa darah melewati sumbatan di koroner sehingga tubuh mengeluarkan keringat lebih banyak untuk menjaga temperatur tubuh.

Mual, muntah, dan nyeri perut 
Keluhan serangan jantung biasanya disertai rasa mual, muntah, dan keringat dingin sehingga disalahartikan sebagai masuk angin. Akibatnya, penderita tidak dibawa ke rumah sakit. Pertolongan yang semestinya segera diberikan menjadi terlambat.

Nyeri dan rasa tertekan di dada 
Meski tidak semua serangan jantung memiliki gejala nyeri dada, tanda ini paling sering dikenali sebagai serangan jantung. Nyeri dada yang dialami digambarkan seperti sensasi tertekan benda berat atau gajah menginjak dada.

Nyeri di seluruh tubuh 
Rasa nyeri dan kaku di seluruh tubuh juga sering dialami orang yang pernah mengalami serangan jantung. Kebanyakan mengalami rasa nyeri dan kebas di tangan kiri. Namun, nyeri ini juga bisa muncul di berbagai bagian tubuh, seperti atas perut, pundak, punggung, bahkan rahang.

Pertolongan pertama 
Ketika terjadi serangan jantung, segeralah membawa pasien ke rumah sakit. Bila memungkinkan, berilah pasien aspirin untuk dikunyah. Tujuannya adalah melancarkan bekuan darah.

Sumber : Kompas.com

Senin, 07 Februari 2011

Waspadai Meninggal Mendadak Usai Olahraga

Melakukan gerak badan secara teratur banyak disarankan untuk mengurangi penyakit kardiovaskular. Namun, tidak sedikit orang yang justru terkena serangan jantung setelah berolahraga. Sebelumnya, seniman Betawi Benyamin S dan pelawak Basuki meninggal saat bermain bola. Terakhir, aktor sekaligus politisi Partai Demokrat Adjie Massaid menghembuskan nafas terakhir usai bermain futsal.

Serangan jantung yang timbul usai berolahraga itu, menurut dr.Grace Tumbelaka, Sp.OK, biasanya terjadi pada orang yang punya risiko penyakit jantung atau pada mereka yang jantungnya tidak terlatih namun nekat berolahraga.

"Coba perhatikan orang-orang yang mengalami kematian mendadak itu, biasanya mereka sudah tidak muda lagi dan karena kesibukannya tidak bisa menyempatkan olahraga secara rutin," papar dr.Grace, ahli kedokteran olahraga ketika dihubungi Kompas.com, Sabtu (5/2/2011).

Ia menambahkan, setiap olahraga permainan, seperti basket, sepak bola, tenis, atau futsal, memiliki sifat yang hampir sama. "Yang menyebabkan serangan jantung adalah karena jantungnya tidak terlatih. Kalau seseorang sudah biasa olahraga sejak muda, tidak terputus dan rutin dilakukukan tiga kali seminggu, maka mengalami efek akibat olahraga lebih kecil," katanya.

Karena itu, ia menyarankan agar setiap orang yang sudah berusia 40 tahun melakukan pemeriksaan kesehatan untuk menentukan jenis latihan yang tepat. "Di usia ini rata-rata orang punya risiko penyakit jantung," imbuhnya.

Grace menambahkan, setiap tahapan usia memiliki tingkat latihan dan porsi tersendiri, terutama intensitasnya.

"Saat berolahraga, kebutuhan jantung akan oksigen meningkat dan jantung akan memompa lebih keras lagi. Jika sebelumnya sudah ada sumbatan di pembuluh darah, ini bisa membuat kebutuhan oksigen jantung tidak tercukupi," kata dokter yang pernah menangangi tim Pelatnas PBSI ini.

Untuk mereka yang telah berusia paruh baya, pemeriksaan prepartisipasi wajib dilakukan. "Pemeriksaan ini sekarang baru dilakukan para atlet, padahal ini bisa dilakukan semua orang untuk menentukan jenis olahraga yang tepat," paparnya.

Untuk mendapatkan manfaat yang optimal, olahraga seharusnya dilakukan dengan tepat dan diawasi sehingga tidak berlebihan.

Sumber : Kompas.com

Sabtu, 05 Februari 2011

Apakah Anda Berisiko untuk Meninggal Mendadak?

Setiap tahun, lebih dari 200.000 warga Amerika menderita serangan jantung tanpa mereka sadari. Tahukah bahwa Anda sedang menderita serangan jantung? Mungkin tidak, menurut studi terbaru yang dipublikasikan dalam jurnal PLoS Medicine. Dengan teknologi baru heart-imaging, peneliti dari Duke University menemukan bahwa serangan jantung "silent" tanpa gejala, mungkin jauh lebih sering terjadi dan lebih berbahaya daripada yang diduga sebelumnya. 

Serangan jantung diam-diam atau silent ini sering kali tidak terasa sakit. Bahkan biasanya tanpa gejala khusus sama sekali. Satu-satunya cara untuk mengenalinya secara pasti adalah dengan mengunakan elektrokardiogram yang akan mendeteksi aktivitas listrik abnormal di dalam jantung. Namun masalahnya, beberapa dokter hanya akan melakukan tes ini – yang juga dikenal sebagai ECG atau EKG – apabila mereka mencurigai adanya masalah/keluhan pada jantung pasien. 

Para peneliti dari Duke University meneliti 185 pasien penyakit jantung yang tidak memiliki riwayat serangan jantung sebelumnya. Ternyata dari penelitian ditemukan bahwa 35 orang dari 185 pasien tersebut atau hampir 20 persennya, pernah menderita serangan jantung “silent”. 

Dua tahun kemudian, para peneliti menindaklanjuti temuan tersebut. Hasilnya: Para pasien yang menderita serangan jantung “silent”, memiliki kemungkinan untuk meninggal mendadak akibat gangguan fungsi jantung, 17 kali lebih besar dibandingkan dengan pasien yang tidak. "Ini menunjukkan bahwa serangan jantung “silent” memiliki peranan yang sangat penting," ujar Han Kim, MD, peneliti utama dalam penelitian tersebut. "Hasil penelitian ini akan digunakan sebagai dasar untuk menetapkan cara terbaik dalam merawat pasien." 

Lalu bagaimana Anda menjaga jantung Anda tetap sehat? Ketahui faktor risiko yang anda miliki dan ambil langkah yang tepat untuk menghindarinya - karena muda dan sehat bukan berarti Anda tidak berisiko untuk mati mendadak. 

Seawal mungkin Anda melakukan diet jantung sehat dan berolahraga, semakin lama Anda dapat memperpanjang harapan hidup, kata Eric Topel, MD, direktur Scripps Translational Sains Institute. Itu berarti melakukan olahraga selama 30 menit lima kali seminggu, dan menjaga berat badan ideal, tingkat kolesterol (LDL di bawah 160 mg/dl, HDL setidaknya 40 mg/dl), dan tingkat triglyceride (di bawah 199 mg/dl). 

Jaga jantung Anda, dan pastikan Anda melakukan elektrokardiogram setiap 5 tahun sekali setelah usia 35 tahun.
Sumber: Men’s Health

Rabu, 02 Februari 2011

Gawat Kanker Hati Sulit Terdeteksi

Meski bukan pembunuh nomor wahid di dunia, kanker hati patut diwaspadai. Pasalnya, sebagian besar kasus kanker hati diketahui ketika sudah berstadium lanjut. Artinya, tahapan awal dari perkembangan kanker hati sulit terdeteksi.

Sulitnya kanker hati tediagnosa karena peran hepatitis. Penyakit yang berawal dari infeksi virus pada hati ini boleh dibilang merupakan pembunuh diam-diam karena banyak orang yang tidak mengetahui dirinya terinfeksi sehingga terlambat dan terinfeksi seumur hidup.

Infeksi tersebut kemudian berproses membentuk jaringan ikat pada hati menimbulkan benjolan dan gangguan pada fungsi. Dalam jangka panjang gangguan itu menyebabkan penderita mengalami sirosis serta kanker hati.

Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan hingga saat ini sekitar dua milyar orang terinfeksi virus hepatitis B di seluruh dunia dan 350 juta diantaranya berlanjut jadi infeksi hepatitis B kronis. Diperkirakan, 600.000 orang meninggal dunia per tahun karena penyakit itu. Di Indonesia, angka kejadian infeksi hepatitis B kronis diperkirakan mencapai 5-10 persen dari jumlah penduduk.

Prof. dr.Ali Sulaiman, Sp.PD-KGEH, guru besar dari Divisi Hepatologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia dalam acara “Tingkatkan Harapan Hidup Pasien Kanker Hati Dengan Terapi Target” yang diadakan oleh Bayer di Jakarta, Selasa (1/2) memaparkan di Indonesia, 70 persen pasien kanker hati terjadi akibat hepatitis B.

Ali menjelaskan proses hepatitis menjadi kanker boleh dibilang butuh waktu panjang. Di awal, virus hepatitis B akan masuk ke dalam tubuh yang kemudian virus tersebut merusak dan merangsang sel-sel beraktivasi.

Akibatnya, sel-sel itu membentuk benjolan pada hati yang bila dibiarkan akan menjadi sirosis hingga kanker hati.”Proses ini juga dipengaruhi gen dalam riwayat keluarga yang ternyata memiliki penyakit hepatitis. Selain itu, faktor lainnya adalah obesitas, perlemakan hati, diabetes, merokok, konsumsi alkohol dan penggunaan steroid anabolik jangka panjang,” paparnya.

Ali menambahkan virus hepatitis B merupakan penyakit menular. Virus hepatits B dapat menyebar dan menulari individu lain melalui darah, air seni, tinja dan cairan mani dan cairan vagina. Penyakit ini juga bisa ditularkan dari ibu kepada bayinya.

“Ibu yang positif hepatitis B memiliki resiko 90 persen menularkan virus pada bayinya. Apalagi bila si bayi tidak langsung divaksin,” katanya. Menurut dia, cara yang paling efektif untuk mencegah penyakit ini adalah dengan vaksinasi hepatitis B, mencegah perilaku seksual tidak aman, serta meningkatkan kebersihan perorangan.

Tak hanya itu, Ali juga memaparkan bahwa sebagian besar penderita penderita kanker hati dan hepatitis merupakan kaum pria. Menurutnya, merujuk pada data terakhir jumlah perbandingan dengan perempuan sebesar 3:1 hingga 5:1.

Sampai saat ini, dikatakan Ali, penyebab pasti mengapa laki-laki lebih banyak menderita kanker hati dan hepatitis masih belum jelas betul. Namun, ia menduga hal itu disebabkan adanya perbedaan hormonal, intensitas kegiatan laki-laki yang banyak menghabiskan wkatu diluar.

Ada juga yang mengatakan perempuan memiliki sistem kekebalan tubuh yang lebih kuat dibanding laki-laki. “Itulah faktanya, laki-laki lebih banyak menderita kanker hati dan hepatitis,” paparnya.

Sumber: Republika.co.id
Red: Ajeng Ritzki Pitakasari
Rep: Agung Sasongko

Kamis, 20 Januari 2011

Wedang Jahe Bantu Turunkan Berat Badan

Saat musim hujan dan udara dingin, banyak orang suka minum wedang jahe untuk menghangatkan badan. Tak hanya itu, wedang jahe ternyata juga efektif untuk menurunkan berat badan.

Jahe masuk dalam daftar 10 besar makanan penghancur lemak di surat kabar Australia, selain jeruk, berry, alpukat, kacang-kacangan dan ubi jalar.

Jahe adalah 'edible amphetamine' yang dapat meningkatkan metabolisme sebesar 20 persen. Meningkatnya sistem metabolisme tubuh berarti dapat mempercepat proses pencernaan makanan sehingga tidak menyebabkan penumpukan lemak di tubuh.

Dilansir Livestrong, Rabu (19/1/2011), jahe dapat berfungsi melebarkan pembuluh darah dan membakar lebih cepat kalori menjadi panas tubuh dengan cara yang mirip dengan bawang putih, cabai, lada, kayu manis, mustard dan kari.

Selain itu, jahe hanya sedikit mengandung kalori, yaitu sekitar 1 kalori per gram, sehingga tidak akan berkontribusi untuk menaikkan berat badan.

Jahe yang diseduh menjadi teh jahe atau lebih dikenal sebagai wedang jahe, merupakan hidangan yang nikmat untuk dapat menurunkan berat badan.

Ada beberapa cara membuat wedang jahe, pertama dengan memasukkan parutan jahe ke dalam cangkir yang kemudian di seduh dengan air mendidih diatasnya. Cara lain dengan memasukkan irisan atau potongan jahe ke dalam panci berisi air dan dididihkan hingga air berubah warna menjadi kuning keemasan.

Tak hanya menurunkan berat badan, jahe juga sudah lama dikenal sangat bermanfaat untuk kesehatan. Manfaat jahe antara lain:
  1. Meringankan mual, mulas dan diare.
  2. Mengobati radang sendi
  3. Mengobati gangguan pencernaan
  4. Meringankan efek samping kemoterapi
  5. Mencegah pembekuan darah
  6. Menurunkan kolesterol jahat
(mer/ir)
sumber: Merry Wahyuningsih - detikHealth

Jumat, 14 Januari 2011

Waspadai, Obat Penghilang Nyeri Tingkatkan Risiko Stroke & Serangan Jantung

Bagi anda yang kerap menggunakan obat penghilang rasa sakit, sebaiknya berhati-hati. Obat analgesik itu ternyata dapat meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke ketika diasup dalam dosis besar atau dikonsumsi dalam jangka panjang, demikian menurut riset terbaru.

Pakar menganalisa lebih dari 30 uji klinis terhadap lebih dari 116 pasien untuk memeriksa efek obat penghilang rasa sakit terhadap kesehatan masyarakat.

Kecemasan itu erkait dengan obat anti-peradangan non steroid maupun anti-peradangan erbaru dikenal sebaga penghambat Cox-2. Dokter secara berkala meresepkan obat jenis itu sebagai perawatan kondisi nyeri, termasuk kepada pasien yang mengalami nyeri sendi akibat osteoarthritis.

Pada resep, obat diberikan dalam dosis lebih besar ketimbang obat-obat yang mudah dibeli di apotik, yang biasa digunakan untuk sakit kepala, demam dan nyeri.

Studi yang telah diterbitkan di British Medical Journal, menemukan bahwa obat jenis lumiracoxib dapat meningkatkan risiko sakit jantung, sementar ibuporofen terkait dengan risiko tertinggi pada stroke.

Lalu tipe diclofenac hampir meningkatkan risiko hingga tiga kali lipat. Sementara gabungan antara etoricoxib dan diclofenac diidentikkan dengan peningkatan risiko kematian akibat gangguan jantung, hingga empat kali lipat.

Para peneliti dari Universitas Bern, di Switzerland mengatakan, meski masih ada unsur ketidakpastian, namun hanya ada sedikit bukti yang menyatakan bahwa obat-obat yang diperiksa itu aman dalam soal pemicu gangguan jantung.

Dalam editorial jurnal tersebut, guru besar dari departemen pengobatan pencegahan di Nashville, Wyne Ray, mengatakan Naproxen terlihat yang paling kecil memicu risiko. "Risiko gangguan jantung perlu diperhatikan seksama ketika dokter meresepkan obat anti-peradangan non-steroid," ujarnya

Secara keseluruhan jumlah serangan jantung dan stroke yang dilaporkan termasuk rendah bila dibanding jumlah pasien. Dalam 29 uji klini, total terdapat 554 serangan jantung, sementara dalam 26 uji klinis terdapat 377 kasus stroke. Lalu dalam 28 uji klini hanya ada 676 kasus kematian.

Red: Ajeng Ritzki Pitakasari
sumber: reublika.co.id

Kamis, 06 Januari 2011

Promo Januari 2011


Setiap pembelian : 
BIOFirion(R) Mattress (Single @Rp 4.880.000,  Double @Rp 7.280.000.)
Negative Ion Energy Therapy @Rp 4.500.000
Kalung BIOFirion(R) Hitam/Putih @ Rp 1.880.000.
mendapatkan
Free Gelang BIOFirion(R) 22 butir, Rp 599.000,-


Pembelian paket produk lain mulai Rp 1.200.000,- mendapatkan

Free 2 botol Gold G Sea Cucumber 60 ml

Pembelian paket produk lain mulai Rp 3.600.000,- mendapatkan
Free 10 botol Gold G Sea Cucumber 60 ml

Hubungi biofirioni@gmail.com untuk harga dan hadiah yang lebih menarik.

Jumat, 17 Desember 2010

Inilah Makanan yang Diklaim Sehat Tapi Menyabotase Diet Anda

Apakah anda sedang merusak diet dengan jenis makanan yang anda kira baik padahal sebenarnya tidak sehat? Smoothie buah, granola, kue mufin adalah beberapa jenis makanan yang terdengar menyehatakan. Kalori rendah dan ramah bagi pediet, namun sebenarnya sangat berlawanan.

Jangan terkecoh dengan produsen yang kerap menyembunyikan kalori tinggi dan menampilkan wajah serta klaim "ditambah dengan vitamin" atau "semua bahan alami" "organik". Salah pemahaman tentang nutrisi itu yang akhirnya mendorong kita membuat pilihan tidak bijak. Berikut ada  makanan yang selama ini menyandang reputasi sehat padahal mereka tidak layak.

Mufin Oat, Jagung dan Blueberry

Mereka terdengar seperti tanpa dosa. Namun, mufin di toko-toko kopi kerap dibuat dengan tepung putih yang dirafinasi. Itu berarti kategori junk food. Bahkan mufin oat akan mengandung lebih banyak tepung putih ketimbang oat yang kaya serat. Belum termasuk minyak, mentega dan tentu banyak gula. Porsinya pun besar, itu berarti kue mufin bisa mengantarkan 500 lebih kalori ke tubuh anda tanpa perlawanan!

Jangan terkecoh dengan kata mufin. Bisa jadi jati diri aslinya adalah cupcake raksasa dan bila anda santap saat sarapan, menu itu tidak lebih baik dari donat berglazur, dan yang menyedihkan juga lebih banyak mengandung kalori.

Minuman bernutrisi

Benar, para pakar kerap menyebut produk satu ini permen dalam bentuk cair dan tidak lebih baik dari soda, minuman buah, teh manis atau minuman bergula lain. Mereka dipenuhi gula yang dengan mudah menambah beberapa kilo setelah anda mengonsumsinya.

Kandungan vitamin B dan C yang mereka tawarkan pastinya tidak akan menutupi keberadaan gula. Lagi pula pediet yang serius pasti tahu, mereka akan mendapatkan vitamin dari sumber lain, yang berarti ekstra dosis terutama dalam minuman manis hanya akan menambah kerja ginjal dan mengotori urin. Jika anda merasa pola makan anda rendah vitamin, lebih baik minum multivitamin, makan buah dan minum air putih.

Batangan bernutrisi.


Mereka, para produsen, memanggilnya kudapan tanpa membuat khawatir. Berbentuk batangan, kaya gizi, mengandung serat, buah, protein tinggi namun rendah kalori. Namun beberapa merek terkenal justru mengandung lemak jenuh dan tentu saja gula dan minyak terhidrogenasi serta bahan-bahan sintesis lain. Ingat pula, ada pengawet dalam daftar.

Bahkan mereka kadang memiliki kalori yang setara dengan balok permen. Jika anda tak cukup aktif untuk membakar kalori tinggi yang masuk ketika anda mengudap 'camilan sehat' itu, anda benar-benar telah menyabotase diet anda.

Tips menghindari sabotase yang tak perlu, anda bisa membuat campuran protein dan karbohidrat dengan mencamil apel dengan sedikit selai kacang atau secangkir anggur dengan sepotong sedang keju rendah lemak. Tapi jika anda tetap menginginkan batangan bernutrisi bermerk pilih yang memiliki kalori kurang dari 200 dan lemak maksimal 2 gram (pasalnya anda masih akan mendapat bonus lemak kurang lebih 2 gram lagi).

Granola


Granola biasanya dibuat dari bahan-bahan alami yang masih utuh seluruhnya, seperti gandum utuh, oat, biji-bijian dan buah kering. Namun bahan-bahan itu akan dilapisi dengan sirup gula itulah yang memasok kalori besar.

Satu mangkuk sedang dengan granola dan susu dapat dengan mudah memasukkan 600 kalori ke dalam tubuh. Tentu ia menjadi masalah besar, terutama bagi anda yang tengah bekerja menjaga berat badan tetap stabil. Bila anda masih ingin menyantap granola (dan masih ingin berat badan turun), utak-atik kalori dengan mencampur granola dan sereal rendah kalori dan yogurt tanpa lemak yang mengandung rasa.

Smoothies Komersial

Smoothie adalah jenis makanan lain yang mudah didapat dan memiliki citra sehat. Namun statistik, khusus bagi smoothie yang anda beli di luar, menyatakan sebaliknya. Kalori dan gula yang dihitung dalam campuran minuman itu di toko-toko sungguh lumayan tinggi.

Lagi-lagi karena ada bahan-bahan lain yang kaya lemak dan bersifat junk, seperti minuman buah, sirup, es krim, yogurt susu asli dan bahkan sirup coklat. Beberapa smoothies besar memiliki hampir 1.000 kalori. Itu bahkan lebih dari satu porsi makanan cepat saji.

Bagian yang membuat lebih buruk, smoothie komersil dapat membanjiri tubuh anda dengan gula hingga lebih dari 25 sendok makan. Begitu ia masuk dan diserap darah, bisa dipastikan mood anda terpengaruh, anda jadi mudah ngambek, tersingguh dan lesu.

Saran terbaik, buat smoothie anda sendiri di rumah. Anda dapat menjaga kalori dan gula dengan memastikan menggunakan susu skim, buah segar, yogurt tanpa lemak. Salah satu standar umum universal adalah setengah cangkir susu skim, 1/2 hingga 3/4 cangkir buah segar dan 1/2 cangkir yogurt tanpa lemak dengan 3 atau 5 kubus es batu. Anda bisa ganti kombinasi buah atau rasa yogurt untuk menghasilkan smoothie favorit anda.

Minuman berenergi


Betul, jenis produk satu ini kerap muncul dengan strategi pemasaran yang seksi. Namun mereka tidak seajaib iklan yang ditayangkan. Mereka mendongkrak energi dari kafein.

Memang, beberapa dari mereka memiliki sedikit kafein dari secangkir kopi normal, seperti 50 mg di beberapa produk, sedangkan kopi normal biasanya mengandung 100 hingga 150 mg. Vitamin B  dan asam amino yang tidaklah benar-benar memberi tambahan berarti bagi tubuh anda.

Satu yang pasti mereka berkadar gula tinggi, yang dapat masuk ke pembuluh darah dengan cepat dan ironisnya tidak memberikan energi dalam jangka waktu lama. Jadi lebih baik untuk menenggak satu cangkir kopi atau teh untuk memperbaiki kafein dalam tubuh dan jika anda butuh pemanis, sesendok atau 2 sendok teh gula atau pemanis sudah sangat cukup.
Red: Ajeng Ritzki Pitakasari
Sumber:
republika.co.id 

Artikel Terkait:
 Diet dan Lemak Badan
Awas, Diet Terlalu Ketat Justru Bikin Tulang Keropos