Tampilkan postingan dengan label biofirion. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label biofirion. Tampilkan semua postingan

Rabu, 04 Mei 2011

Belanja Berhadiah Gratis Wisata dan Medical Check Up. Mau?


Mencegah lebih baik daripada mengobati, demikian kata orang bijak dahulu. Tes kesehatan atau yang dikenal dengan nama general check up atau medical check up adalah salah satu tindakan pencegahan yang sebaiknya sudah dilakukan oleh semua orang sejak berusia 20 tahun keatas.

PT GNE Indonesia bekerja sama dengan BP Healthcare Malaysia  meluncurkan satu paket program yang sangat luar biasa. Hanya dengan berbelanja  Rp   7.500.000,- akan mendapatkan hadiah langsung tanpa diundi berupa Wisata dan Medical Check Up ke Melaka selama 4 hari 3 malam dan
1 set Matras BIOFirion Double dan 2 Bantal BIOFirion seharga  Rp  7.280.000,- (Juni 2011).


Buruan segera daftar, karena tempat sangat terbatas!!

Program Termasuk
1. Medical Check Up oleh Dokter dari BP Healthcare.
2. Medical Consultation dengan dokter dari BP Healthcare.
3. Quantum Health Check Up dengan Biochemist GNE-HMP Sdn. Bhd.
4. Wisata kota Melaka (Historical Town), Melaka River Cruise & program berbelanja (bebas).
5. Tiket pesawat economy class : KLM (dari Jakarta), Air Asia (dari Solo, Medan,Surabaya)*
6. Transportasi dari Kuala Lumpur – Melaka – Kuala Lumpur.
7. Akomodasi Hotel di Melaka (twin sharing) selama 3 malam.
8. Makan pagi (hotel), makan siang, makan malam sesuai program.

Medical Check Up (BP Healthcare) yang meliputi:

KIMIA DARAH LENGKAP
1. Hemoglobin                       6. Hematokrit
2. Lekosit                              7. MVC
3. Hitung Jenis                       8. MCH
4. Eritrosit                             9. MCHC
5. Trombosit                       10. Laju Endap Darah

PROFILE HEPATITIS B
11. HBsAg                         12. HBsAb

PROFILE KOLESTEROL
13. Kolesterol                    16. LDL-Kolesterol
14. Trigliserida                   17. Rasio Kolesterol
15. HDL-Kolesterol

FUNGSI HATI
18. Bilirubin                       23. Alkali Fosfatase
19. Total Protein               24. SGOT
20. Albumin                      25. SGPT
21. Globulin                      26. GGT
22. Rasio A / G

FUNGSI GINJAL
27. Ureum                       29. Asam Urat
28. Kreatinin

GULA DARAH
30. Glukosa

GOLONGAN DARAH
31. ABO & System Rhesus (RH)

ANALISA URIN
32. Urine Rutin

DAN LAIN-LAIN
33. Sodium                     37. Total T4
34. Potassium                 38. VDRL
35. Kalsium                    39. Clorida
36. Fosfor                      40. Rematik Faktor

Hasil langsung keluar dalam 1 hari sehingga bisa langsung Medical Consultation dengan dokter dari BP Healthcare berkenaan dengan hasil Check Up.

Quantum Health Check Up di Melaka
Pemeriksaan Kesehatan Secara Holistik yang meliputi:
1. Basic Body Condition(Kondisi Dasar Tubuh)
2. Heart & Blood Function(Jantung & Sirkulasi Darah)
3. Respiratory Function(Fungsi Pernafasan)
4. Renal Function(Fungsi Ginjal)
5. Pancreas Function(Fungsi Pankreas)
6. Liver & Spleen(Liver/Hati & Limpa)
7. Hormone System(Sistem Hormon)
8. Gastrointestinal Function (Fungsi Lambung)
9. Immune Function(Fungsi Daya Tahan Tubuh)
10. Skin Condition(Kondisi Kulit)
11. Bone Condition(Kondisi Tulang)
12. Brain Function(Fungsi Otak)
13. Reproductive Function(Fungsi Reproduksi)
14. Toxic Scanning(Analisa Racun Tubuh)
15. Nutritional Condition(Kondisi Gizi)
16. Health Risk Prediction(Prediksi Resiko Kesehatan)
17. Emotional Condition(Kondisi Emosional)
18. Nutrition Suggestion(Saran Gizi)

Selasa, 15 Maret 2011

Pembesaran kelenjar gondok: Hipertiroid, Hipotiroid atau Tumor?

Kelenjar gondok atau disebut kelenjar tiroid, adalah kelenjar yang normalnya berlokasi dibagian tengah-depan dari leher kita. Ada tiga bagian yaitu : lobus kanan, lobus kiri dan lobus intermedius yang menghubungkan lobus kanan dan lobus kiri.
Dalam keadaan normal, kelenjar tiroid berukuran kecil, dengan berat hanya 2-4 gram posisinya dileher depan bagian tengah dan tidak teraba. Sehingga pada leher orang normal tidak tampak tonjolan atau massa yang mengganggu pemandangan seperti apa yang kita lihat pada penderita gondok.
Fungsi kelenjar tiroid yaitu mengatur metabolisme tubuh, sehingga segala sesuatunya berjalan lancar dan normal didalam tubuh seseorang. Maka dikenal beberapa istilah seperti : eutiroid, hipertiroid dan hipotiroid.
Eutiroid adalah keadaan dimana besar dan fungsi kelenjar gondok dalam keadaan normal. Hipertiroid, berarti kelenjar gondok bekerja melebihi kerja normal sehingga biasanya kelenjar gondok membesar dan juga akan didapatkan hasil laboratorium untuk hormon TSH, T3 dan T4 yang berada diatas ambang normal. Hipotiroid kebalikan dari hipertiroid, disini kelenjar gondok bekerja dibawah normal, sehingga ketiga hormon tadi kadarnya didalam serum dibawah angka normal. Apa gejala dan dampak dari kelainan kelenjar gondok ini ?
Gejala hipertiroid biasanya : si penderita hiperaktif, tidak bisa diam. Badan berkeringat berlebihan, suhu tubuh hangat, jantung berdebar-debar, tangan sering gemetar, bola mata agak menonjol. Banyak bicara susah diam, makan banyak akan tetapi badan tetap kurus dan seterusnya.
Penderita hipotiroid umumnya badan suhunya dingin, lembab. Orangnya rada obese, malas bergerak dan malas bicara. Biasanya lidahnya tampak besar dan tebal. Makan tidak banyak, akan tetapi tubuhnya tambun. Semuanya kebalikan dari gejala hipertiroid.
Pada hipertiroid , peradangan kelenjar tiroid maupun adanya neoplasma atau tumor kelenjar gondok, maka kelenjar itu akan membesar, berupa benjolan atau massa yang bisa diraba pada leher tengah bagian depan. Ciri khasnya : benjolan itu akan turut bergerak saat penderita melakukan gerakan menelan. Artinya bila penderita disuruh melakukan gerakan menelan, maka si benjolan tadi bergerak keatas dan kebawah, sesuai dan mengikuti irama gerakan menelan si penderita.
Sakitkah benjolan tadi ? Jawabnya : ada yang sakit dan ada yang tidak. Tergantung jenis kelainan yang ditemukan, biasanya bila akibat peradangan akan dirasakan sakit atau nyeri. Nyeri disini bisa nyeri spontan, artinya nyeri tanpa dilakukan penekanan terhadap benjolan. Dan atau nyeri tekan, yaitu nyeri bila benjolan ditekan pada saat dilakukan pemeriksaan.
Apakah penderita merasakan demam ? Jawabnya : bisa ya dan bisa tidak. Biasanya demam dirasakan pada awal kemunculan massa di kelenjar gondok itu dan demam biasa dijumpai pada kasus peradangan. Sedangkan pada neoplasma atau tumor kelenjar tiroid, biasanya penderita tidak akan merasakan nyeri maupun demam.
Mengenai tumor tiroid, kita mengenal ada yang jinak dan ada yang ganas. Neoplasma jinak biasanya jenis struma adenomatosa dan adenoma folikuler tiroid. Sedangkan neoplasma ganas umumnya yang tersering adalah karsinoma tiroid papilliferum.
Penderita kelainan kelenjar gondok biasanya 80-90 persen adalah kaum hawa. Sedangkan laki-laki sangat jarang. Namun demikian, prosentase keganasan pada penderita kaum adam cukup tinggi sekitar 60-70 persen dari seluruh kasus penderita kelainan tiroid pada laki-laki.
Karena itu, khusus kepada kaum adam, sering-seringlah memeriksa leher bagian depan anda. Bila dicurigai ada yang tidak beres, segera kunjungi dokter terdekat agar segera dapat dilakukan pemeriksaan lab dan lain-lain. Apabila fasilitas ada, dokter yang paling tepat menangani kelainan pada kelenjar gondok ini adalah dokter spesialis penyakit dalam (internist),  sub-divisi Endokrinologi.

sumber: Dr. Sukama Melati

Jumat, 04 Maret 2011

Menurunkan Demam Bisa Membuat Masa Sakit Jadi Lebih Lama

Salah satu hal yang membuat orang tua langsung cemas dan takut adalah ketika temperatur anak tiba-tiba meningkat cepat. Tanpa menunggu lama, para orang tua pasti cenderung membawa buah hati mereka ke rumah sakit.

Namun, menurut laporan studi dari Akademi Pediatrik Amerika (AAP) justru menyarankan agar orang tua tak bertindak terlalu cepat. Mereka mengingatkan bahwa demam adalah mekanisme alami tubuh melawan penyakit dan menurunkan demam bisa membuat masa sakit jadi lebih lama. AAP merekomendasikan, orang tua dianjurkan melakukan perawatan khusus jika demam mulai membuat anak mereka merasa tidak nyaman.

"Demam adalah salah satu alasan paling umum yang membuat orang tua membawa mereka ke rumah sakit. Orang tua memang memiliki keprihatinan tinggi, selain itu ada banyak mitos buruk yang mungkin ditimbulkan akibat demam," ujar penulis utama laporan, Dr. Janice Sullivan, guru besar dari klinik pediatrik dan farmakologi dari University of Louisville School of Medicine di Kentucky.

"Kadang orang tua berpikir bila mereka menurunkan demam anak, maka si buah hati akan cepat lebih baik, tapi demam adalah tanda penyakit dan itu adalah cara tubuh untuk memperlambat kerja kuman demi mengusir mereka. Demam adalah salah satu pemicu untuk memproduksi lebih banyak sel darah putih. Jika anda membuat demam turun, maka anak anda bisa jadi tak membuat cukup banyak sel darah putih yang diperlukan untuk melawan infeksi," paparnya.

"Keluarga perlu mengingat bahwa ketika seorang anak mengalami demam, itu adalah gejala, bukan masalah utama. Demam bisa jadi bermanfaat, jadi orang tua perlu melihat dengan seksama apa yang menyebabkan demam, bukan demam itu sendiri," saran Sullivan.

Masih menurut laporan AAP, yang dipubliksikan pada Pediatrik bulan Maret menyarankan alih-alih berkutat pada termometer, orang tua lebih baik memperhatikan perilaku anak untuk memutuskan apakah seharusnya memberi obat penurun demam atau tidak.

"Jika anak anda makan dan minum dengan baik dan masih melakukan beberapa aktivitas--meski tak seaktif di kala normal--dan si bocah terlihat sedikit nyaman, mengapa anda harus menghilangkan mekanisme pertahanan alami tubuhnya? ujar pakar pediatrik, Basil Zitelli, di Rumah Sakit Anak, Pittsburgh.

Namun, begitu si kecil terlihat lesu dan secara umum tak nyaman, maka obat pengurang rasa nyeri dan demam, seperti acetaminofen atau ibuprofen, mungkin bisa digunakan. Tapi, imbuh AAP, tetap berikan obaat sesuai dengan petunjuk dan dosis yang tertera pada kemasan atau konsultasikan dengan dokter sesuai dengan usia dan berat badan si anak.

APP memperingatkan betul kehati-hatian dalam pemberian obat, sebab sangat berisiko dan bisa mengancam nyawa. Pasalnya dalam riset sebelumnya sekitar setengah dari orang tua terbukti tidak memberi dosis tepat kepada anak mereka.

Sullivan juga menekankan agar orang tua tidak memberi obat anti demam orang dewasa kepada anak, bahkan meski tablet tersebut dibagi atau dipecah lebih kecil demi mendapat dosis tepat. "Penting untuk menggunakan obat khusus bagi anak dan sesuai dengan dosis atau alat takar yang disediakan," ujar Sullivan.

AAP juga mengingatkan orang tua agar tidak memberi aspirin karena identik dengan potensi risiko mengancam nyawa, yakni kondisi yang disebut sindrom Reye. AAP juga tak merekomendasikan melakukan kompres dengan alkohol karena terlalu banyak alkohol yang bisa diserap kulit. Secara umum, laporan AAP menyatakan orang tua harus waspada dan mengontak dokter bila terjadi hal berikut.
  • Bayi di bawah 3 bulan mengalami demam 38 derajat Celsius atau lebih
  • Bayi antara 3 hingga 6 bulan dengan demam 39 derajat Celsius atau lebih
  • Anak berusia lebih tua dari 6 bulan dengan demam 39,5 derajat Celsius atau lebih
  • Anak kecil dengan demam disertai letih, lesu, sakit kepala, ruam kulit, kesulitan bernafas atau dehidrasi.
sumber: detik.com

Kamis, 03 Maret 2011

BISAKAH KURANG MINUM MEMICU SERANGAN JANTUNG?

Anjuran untuk sering-sering minum air putih punya banyak manfaat. Selain menjaga tubuh dan pikiran tetap bugar, kadar air dalam tubuh yang senantiasa terjaga juga bisa mengurangi risiko serangan jantung akut.

Sekitar 70 persen tubuh manusia terdiri dari air sehingga air memegang peran penting dalam menjaga kesehatan. Nutrisi-nutrisi penting dalam makanan hanya bisa diserap jika sel-sel dalam tubuh memiliki cukup air untuk melarutkannya.

Komponen tubuh yang paling banyak mengandung air adalah darah, dengan komposisi air sekitar 85 persen. Apabila kadar air dalam tubuh berkurang, darah akan mengental dan membuat peredaran darah menjadi tidak lancar.

Berkurangnya kadar air dalam tubuh antara lain dipicu oleh keluarnya keringat saat beraktivitas. Jika tidak diimbangi dengan minum air putih, maka dehidrasi atau kekurangan cairan tubuh bisa menyebabkan darah mengental dan peredarannya tidak lancar.

Darah yang mengental juga punya risiko lebih tinggi untuk membentuk endapan di pembuluh darah. Saat melewati pembuluh-pembuluh halus yang menuju jantung, endapan itu bisa saja menyumbat dan menyebabkan serangan jantung akut.

Hal ini dijelaskan oleh Dr dr Saptawati Bardosono, MSc atau biasa dipanggil dr Tati, dosen Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia dalam jumpa pers bertema "Waspada Dampak Dehidrasi Ringan Terhadap Kinerja, Kognitif dan Mood" di Hotel Le Meredien Jakarta, Rabu (9/2/2011).

Meski demikian, dr Tati mengatakan risiko untuk mengalami serangan jantung hanya karena kurang minum saja sangat kecil. Biasanya itu terjadi jika seseorang sejak awal memang sudah memiliki gangguan pada jantung atau sistem peredaran darahnya, lalu dehidrasi atau kurang cairan akan memperparah kondisinya.

Dampak yang sesungguhnya lebih butuh perhatian adalah berkurangnya kemampuan kognitif dan mood atau suasana hati. Dehidrasi ringan dengan tingkat keparahan 1,4 persen pada pria atau 1,3 persen pada wanita sudah bisa membuat kemampuan kognitif atau berpikir seseorang terganggu.

Dehidrasi ringan hingga sedang juga bisa mempengaruhi emosi dan suasana hati. Gejalanya antara lain mudah tersinggung, marah-marah, gelisah dan mudah panik. Akibatnya orang itu menjadi lebih mudah stres dan mengalami gejala lain yang menyertainya seperti sakit kepala.

"Jika mengalami sakit kepala, jangan buru-buru minum obat. Coba dulu minum 2-3 gelas air putih, lalu tunggu 20 menit. Jika sakit kepala itu dipicu oleh dehidrasi ringan, maka akan sembiuh dengan sendirinya. Kalau tidak sembuh, baru boleh minum obat," ungkap dr Tati.

(up/ir)
Sumber : Detik.com
Penulis : AN Uyung Pramudiarja

Selasa, 15 Februari 2011

Begadang Jangan Begadang... Tingkatkan Risiko Serangan Jantung

LOS ANGELES - Benar kata lagu Rhoma Irama, tentang larangan begadang kalau tiada perlunya. Para ilmuwan di Warwick University mengibaratkan begadang seperti tengah membakar lilin di kedua ujungnya. "Begadang meningkatkan risiko stroke dan penyakit jantung atau memicu kedua penyakit ini," demikian simpulan penelitian mereka.

Mereka menemukan bahwa kurang tidur kurang dari enam jam meningkatkan risiko kematian akibat penyakit jantung oleh hampir 50 persen, dan risiko kematian akibat stroke sebesar 15 persen.

Francesco Cappuccio, profesor kedokteran jantung dan epidemiologi, dan Dr Michelle Miller, seorang dosen dalam ilmu klinis, membuat kesimpulan setelah mengamati 470 ribu orang dari delapan negara, berusia antara tujuh hingga 25 tahun. Penelitian mereka telah dipublikasikan dalam European Heart Journal.

Prof Cappuccio menyadari, begadang kerap tak terhindarkan dalam kehidupan masyarakat modern, yang semua dituntut serba cepat. Pekerjaan kantor, kerap dibawa pulang karena harus selesai keesokan harinya.

"Tapi dalam melakukannya, kami secara signifikan meningkatkan risiko menderita stroke atau mengembangkan penyakit kardiovaskuler yang pada gilirannya akan berujung pada serangan jantung," katanya.

Jika seseorang tidur kurang dari enam jam per malam atau mengalami susah tidur, maka dia berkesempatan 48 persen lebih besar untuk mengalami kematian akibat penyakit jantung dan 15 persen kesempatan lebih besar untuk terkena serangan stroke.

"Kecenderungan untuk begadang sebenarnya merupakan bom waktu bagi kesehatan kita jadi Anda perlu bertindak sekarang untuk mengurangi resiko terkena kondisi ini yang mengancam jiwa kita," katanya.

Jumlah optimum waktu untuk tidur adalah antara tujuh hingga delapan jam, katanya. Ketika tidur lebih dari sembilan jam bisa menjadi indikator masalah kesehatan lainnya.

Para ilmuwan tidak jelas tentang bagaimana sebenarnya kurang tidur merusak sistem kardiovaskular, atau hubungan kausal keduanya. Tetapi Prof Cappuccio mengatakan ada bukti bahwa itu mempengaruhi sistem endokrin, yang mengatur produksi hormon.

Hal ini juga bisa mengakibatkan gangguan toleransi glukosa dan berkurangnya sensitifitas terhadap insulin, yang dapat mengakibatkan diabetes, serta tekanan darah tinggi.

Tahun lalu Prof Cappuccio menerbitkan sebuah review dari 16 studi melibatkan total 1,3 juta orang, yang menunjukkan bahwa orang yang tidur kurang dari enam jam 12 persen lebih mungkin meninggal sebelum usia 65, dibandingkan mereka yang tidur antara tujuh dan delapan jam.

Dr Sharlin Ahmed, dari Asosiasi Stroke, berkata tidur baik terlalu banyak atau terlalu sedikit dapat merusak kesehatan kita. "Studi ini menyoroti pentingnya mendapatkan enam sampai delapan jam secara teratur untuk tidur; kurang atau lebih dari ini dapat meningkatkan risiko seseorang terkena stroke," katanya. Ia berharap ada penelitian lanjutan dalam hal ini.

Red: Siwi Tri Puji B
Sumber: republika.co.id

Rabu, 02 Februari 2011

Penyakit Hepatitis: Gejala dan Penangannya


Penyakit Hepatitis adalah penyakit yang disebabkan oleh beberapa jenis virus yang menyerang dan menyebabkan peradangan serta merusak sel-sel organ hati manusia. Hepatitis diketegorikan dalam beberapa golongan, diantaranya hepetitis A,B,C,D,E,F dan G. Di Indonesia penderita penyakit Hepatitis umumnya cenderung lebih banyak mengalami golongan hepatitis B dan hepatitis C. namun disini kita akan membahas pada fokus artikel penyakit Hepatitis A,B dan C.

Penyakit Hepatitis A
Hepatitis A adalah golongan penyakit Hepatitis yang ringan dan jarang sekali menyebabkan kematian, Virus hepatitis A (VHA=Virus Hepatitis A) penyebarannya melalui kotoran/tinja penderita yang penularannya melalui makanan dan minuman yang terkomtaminasi, bukan melalui aktivitas sexual atau melalui darah. Sebagai contoh, ikan atau kerang yang berasal dari kawasan air yang dicemari oleh kotoran manusia penderita.

Penyakit Hepatitis A memiliki masa inkubasi 2 sampai 6 minggu sejak penularan terjadi, barulah kemudian penderita menunjukkan beberapa tanda dan gejala terserang penyakit Hepatitis A.

Gejala Hepatitis A
Pada minggu pertama, individu yang dijangkiti akan mengalami sakit seperti kuning, keletihan, demam, hilang selera makan, muntah-muntah, pusing dan kencing yang berwarna hitam pekat. Demam yang terjadi adalah demam yang terus menerus, tidak seperti demam yang lainnya yaitu pada demam berdarah, tbc, thypus, dll.

Penanganan dan Pengobatan Hepatitis A
Penderita yang menunjukkan gejala hepatitis A seperti minggu pertama munculnya yang disebut penyakit kuning, letih dan sebagainya diatas, diharapkan untuk tidak banyak beraktivitas serta segera mengunjungi fasilitas pelayan kesehatan terdekat untuk mendapatkan pengobatan dari gejala yang timbul sepertiparacetamol sebagai penurun demam dan pusing, vitamin untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan nafsu makan serta obat-obatan yang mengurangi rasa mual dan muntah.

Sedangkah langkah-langkah yang dapat diambil sebagai usaha pencegahan adalah dengan mencuci tangan dengan teliti, dan suntikan imunisasi dianjurkan bagi seseorang yang berada disekitar penderita.

Penyakit Hepatitis B
Hepatitis B merupakan salah satu penyakit menular yang tergolong berbahaya didunia, Penyakit ini disebabkan oleh Virus Hepatitis B (VHB) yang menyerang hati dan menyebabkan peradangan hati akut atau menahun. Seperti hal Hepatitis C, kedua penyakit ini dapat menjadi kronis dan akhirnya menjadi kanker hati. Proses penularan Hepatitis B yaitu melalui pertukaran cairan tubuh atau kontak dengan darah dari orang yang terinfeksi Hepatitis B.

Adapun beberapa hal yang menjadi pola penularan antara lain penularan dari ibu ke bayi saat melahirkan, hubungan seksual, transfusi darah, jarum suntik, maupun penggunaan alat kebersihan diri (sikat gigi, handuk) secara bersama-sama. Hepatitis B dapat menyerang siapa saja, akan tetapi umumnya bagi mereka yang berusia produktif akan lebih beresiko terkena penyakit ini.

Gejala Hepatitis B
Secara khusus tanda dan gejala terserangnya hepatitis B yang akut adalah demam, sakit perut dan kuning (terutama pada area mata yang putih/sklera). Namun bagi penderita hepatitis B kronik akan cenderung tidak tampak tanda-tanda tersebut, sehingga penularan kepada orang lain menjadi lebih beresiko.

Penanganan dan Pengobatan Hepatitis B
Penderita yang diduga Hepatitis B, untuk kepastian diagnosa yang ditegakkan maka akan dilakukan periksaan darah. Setelah diagnosa ditegakkan sebagai Hepatitis B, maka ada cara pengobatan untuk hepatitis B, yaitu pengobatan telan (oral) dan secara injeksi. 

Pengobatan oral yang terkenal adalah ;
- Pemberian obat Lamivudine dari kelompok nukleosida analog, yang dikenal dengan nama 3TC. Obat ini digunakan bagi dewasa maupun anak-anak, Pemakaian obat ini cenderung meningkatkan enzyme hati (ALT) untuk itu penderita akan mendapat monitor bersinambungan dari dokter.
- Pemberian obat Adefovir dipivoxil (Hepsera). Pemberian secara oral akan lebih efektif, tetapi pemberian dengan dosis yang tinggi akan berpengaruh buruk terhadap fungsi ginjal.
- Pemberian obat Baraclude (Entecavir). Obat ini diberikan pada penderita Hepatitis B kronik, efek samping dari pemakaian obat ini adalah sakit kepala, pusing, letih, mual dan terjadi peningkatan enzyme hati. Tingkat keoptimalan dan kestabilan pemberian obat ini belum dikatakan stabil.

Pengobatan dengan injeksi/suntikan adalah ;
Pemberian suntikan Microsphere yang mengandung partikel radioaktif pemancar sinar ß yang akan menghancurkan sel kanker hati tanpa merusak jaringan sehat di sekitarnya. Injeksi Alfa Interferon (dengan nama cabang INTRON A, INFERGEN, ROFERON) diberikan secara subcutan dengan skala pemberian 3 kali dalam seminggu selama 12-16 minggu atau lebih. Efek samping pemberian obat ini adalah depresi, terutama pada penderita yang memilki riwayat depresi sebelumnya. Efek lainnya adalah terasa sakit pada otot-otot, cepat letih dan sedikit menimbulkan demam yang hal ini dapat dihilangkan dengan pemberian paracetamol.

Langkah-langkah pencegahan agar terhindar dari penyakit Hepatitis B adalah pemberian vaksin terutama pada orang-orang yang beresiko tinggi terkena virus ini, seperti mereka yang berprilaku sex kurang baik (ganti-ganti pasangan/homosexual), pekerja kesehatan (perawat dan dokter) dan mereka yang berada didaerah rentan banyak kasus Hepatitis B.

Penyakit Hepatitis C
Penyakit Hepatitis C adalah penyakit hati yang disebabkan oleh virus Hepatitis C (VHC). Proses penularannya melalui kontak darah {transfusi, jarum suntik (terkontaminasi), serangga yang menggiti penderita lalu mengigit orang lain disekitarnya}. Penderita Hepatitis C kadang tidak menampakkan gejala yang jelas, akan tetapi pada penderita Hepatitis C kronik menyebabkan kerusakan/kematian sel-sel hati dan terdeteksi sebagai kanker (cancer) hati. Sejumlah 85% dari kasus, infeksi Hepatitis C menjadi kronis dan secara perlahan merusak hati bertahun-tahun.

Gejala Hepatitis C
Penderita Hepatitis C sering kali orang yang menderita Hepatitis C tidak menunjukkan gejala, walaupun infeksi telah terjadi bertahun-tahun lamanya. Namun beberapa gejala yang samar diantaranya adalah ; Lelah, Hilang selera makan, Sakit perut, Urin menjadi gelap dan Kulit atau mata menjadi kuning yang disebut "jaundice" (jarang terjadi). Pada beberapa kasus dapat ditemukan peningkatan enzyme hati pada pemeriksaan urine, namun demikian pada penderita Hepatitis C justru terkadang enzyme hati fluktuasi bahkan normal.
Penanganan dan Pengobatan Hepatitis C
Saat ini pengobatan Hepatitis C dilakukan dengan pemberian obat seperti Interferon alfa, Pegylated interferon alfa dan Ribavirin. Adapun tujuan pengobatan dari Hepatitis C adalah menghilangkan virus dari tubuh anda sedini mungkin untuk mencegah perkembangan yang memburuk dan stadium akhir penyakit hati. Pengobatan pada penderita Hepatitis C memerlukan waktu yang cukup lama bahkan pada penderita tertentu hal ini tidak dapat menolong, untuk itu perlu penanganan pada stadium awalnya.

sumber: info penyakit.com

Gawat Kanker Hati Sulit Terdeteksi

Meski bukan pembunuh nomor wahid di dunia, kanker hati patut diwaspadai. Pasalnya, sebagian besar kasus kanker hati diketahui ketika sudah berstadium lanjut. Artinya, tahapan awal dari perkembangan kanker hati sulit terdeteksi.

Sulitnya kanker hati tediagnosa karena peran hepatitis. Penyakit yang berawal dari infeksi virus pada hati ini boleh dibilang merupakan pembunuh diam-diam karena banyak orang yang tidak mengetahui dirinya terinfeksi sehingga terlambat dan terinfeksi seumur hidup.

Infeksi tersebut kemudian berproses membentuk jaringan ikat pada hati menimbulkan benjolan dan gangguan pada fungsi. Dalam jangka panjang gangguan itu menyebabkan penderita mengalami sirosis serta kanker hati.

Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan hingga saat ini sekitar dua milyar orang terinfeksi virus hepatitis B di seluruh dunia dan 350 juta diantaranya berlanjut jadi infeksi hepatitis B kronis. Diperkirakan, 600.000 orang meninggal dunia per tahun karena penyakit itu. Di Indonesia, angka kejadian infeksi hepatitis B kronis diperkirakan mencapai 5-10 persen dari jumlah penduduk.

Prof. dr.Ali Sulaiman, Sp.PD-KGEH, guru besar dari Divisi Hepatologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia dalam acara “Tingkatkan Harapan Hidup Pasien Kanker Hati Dengan Terapi Target” yang diadakan oleh Bayer di Jakarta, Selasa (1/2) memaparkan di Indonesia, 70 persen pasien kanker hati terjadi akibat hepatitis B.

Ali menjelaskan proses hepatitis menjadi kanker boleh dibilang butuh waktu panjang. Di awal, virus hepatitis B akan masuk ke dalam tubuh yang kemudian virus tersebut merusak dan merangsang sel-sel beraktivasi.

Akibatnya, sel-sel itu membentuk benjolan pada hati yang bila dibiarkan akan menjadi sirosis hingga kanker hati.”Proses ini juga dipengaruhi gen dalam riwayat keluarga yang ternyata memiliki penyakit hepatitis. Selain itu, faktor lainnya adalah obesitas, perlemakan hati, diabetes, merokok, konsumsi alkohol dan penggunaan steroid anabolik jangka panjang,” paparnya.

Ali menambahkan virus hepatitis B merupakan penyakit menular. Virus hepatits B dapat menyebar dan menulari individu lain melalui darah, air seni, tinja dan cairan mani dan cairan vagina. Penyakit ini juga bisa ditularkan dari ibu kepada bayinya.

“Ibu yang positif hepatitis B memiliki resiko 90 persen menularkan virus pada bayinya. Apalagi bila si bayi tidak langsung divaksin,” katanya. Menurut dia, cara yang paling efektif untuk mencegah penyakit ini adalah dengan vaksinasi hepatitis B, mencegah perilaku seksual tidak aman, serta meningkatkan kebersihan perorangan.

Tak hanya itu, Ali juga memaparkan bahwa sebagian besar penderita penderita kanker hati dan hepatitis merupakan kaum pria. Menurutnya, merujuk pada data terakhir jumlah perbandingan dengan perempuan sebesar 3:1 hingga 5:1.

Sampai saat ini, dikatakan Ali, penyebab pasti mengapa laki-laki lebih banyak menderita kanker hati dan hepatitis masih belum jelas betul. Namun, ia menduga hal itu disebabkan adanya perbedaan hormonal, intensitas kegiatan laki-laki yang banyak menghabiskan wkatu diluar.

Ada juga yang mengatakan perempuan memiliki sistem kekebalan tubuh yang lebih kuat dibanding laki-laki. “Itulah faktanya, laki-laki lebih banyak menderita kanker hati dan hepatitis,” paparnya.

Sumber: Republika.co.id
Red: Ajeng Ritzki Pitakasari
Rep: Agung Sasongko

Jumat, 21 Januari 2011

Inilah Rahasia "Kejantanan" Pria 94 Tahun

Benarkah rahasia tetap subur sampai usia lanjut adalah melakukan seks rutin tiga kali setiap malam dan mengonsumsi mentega setiap hari?  Ramjit Raghav, pria India berusia 94 tahun yang menjadi ayah tertua di dunia ini, mengungkapkan rahasia kejantanannya!
Raghav baru saja mendapat kebahagian tiada tara setelah memberi istri tuanya yang berusia 59 tahun seorang bayi lelaki sehat. Rahasia kesuburannya itu rupanya tidak terlepas dari masa lalunya sebagai seorang pegulat. Ia juga mampu mempertahankan pola dietnya selama hampir 100 tahun.
Raghav rutin meminum 3½ quart (hampir 3 liter susu) dan menyantap ghee (sejenis mentega khusus) juga dicampur kacang almond sekitar 450 gram setiap hari.  Dalam pengobatan ayurveda, ghee memang dipercaya selama berabad-abad dapat meningkatkan  kualitas dan kuantitas sperma. Sayangnya, belum ada bukti ilmiah yang mendukung akan hal tersebut.
Walaupun begitu, Anda tak perlu risau. Anda pun tetap dapat  mempertahankan serta meningkatkan kualitas plus kuantitas sperma dengan cara yang lain. Inilah tiga cara di antaranya :

Diet dan olahraga

Sudah sangat jelas kalau dua hal ini adalah yang terpenting untuk fertilitas. Pakar urologi Larry Lipshultz MD, mengatakan, ada sesuatu yang dapat dipetik dari keberhasilan Raghav. Dengan melihat postur Raghav yang ramping, pria berusia lanjut ini memiliki porsi lemak tubuh yang rendah .
"Jaringan lemak dapat mengganggu produksi testosteron, memperlambat produksi sperma," papar Lipshultz .
Kalaupun diet Raghav mengandung banyak lemak dibanding standar pria umumnya, tetapi kedengarannya jenis dietnya mirip rendah karbo. Menurut riset dari Universitas Connecticut dan Universitas Duke, bukan hal yang aneh bila kalori yang berasal lemak pada diet low-carb bisa mencapai 70 persen sehingga dapat menurunkan bobot dan menekan risiko penyakit jantung.

Stop berendam di air panas

Berlama-lama berendam di air panas dapat mengganggu testis dalam memproduksi sperma karena organ yang satu ini memiliki suhu yang lebih dingin ketimbang bagian tubuh pria lainnya. Lipshultz menegaskan, semua hal yang memicu panas dapat menimbulkan problem, tetapi beredam di bak air panas menjadi peringatan khusus karena berimplikasi langsung pada suhu testis.
Riset menyebutkan, berendam air panas 1 sampai 5 jam dalam seminggu  bisa menurukan jumlah sperma. Namun kabar baiknya:  penurunan ini tidak permanen. Tapi jelas, bila Anda ingin membuat istri hamil, berendam air panas harus dihindari.

Kurangi kedelai

Banyak penelitian mengklaim kedelai adalah superfood, tetapi dalam beberapa tahun terakhir pernyataan itu diragukan setidaknya khusus untuk kaum Adam. Pada tahun 2008, riset para ahli di  Harvard University menunjukkan korelasi antara asupan kedelai dengan penurunan jumlah sperma. Ada sekitar 32 persen lebih penurunan sperma per milliliter pada pria yang mengonsumsi kedelai setiap hari dibandingkan mereka yang sama sekali tidak memakannya. Selain itu, kedelai juga diduga dapat memicu kasus disfungsi ereksi lebih dini. (MH)

Sumber: kompashealth

Jumat, 14 Januari 2011

Waspadai, Obat Penghilang Nyeri Tingkatkan Risiko Stroke & Serangan Jantung

Bagi anda yang kerap menggunakan obat penghilang rasa sakit, sebaiknya berhati-hati. Obat analgesik itu ternyata dapat meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke ketika diasup dalam dosis besar atau dikonsumsi dalam jangka panjang, demikian menurut riset terbaru.

Pakar menganalisa lebih dari 30 uji klinis terhadap lebih dari 116 pasien untuk memeriksa efek obat penghilang rasa sakit terhadap kesehatan masyarakat.

Kecemasan itu erkait dengan obat anti-peradangan non steroid maupun anti-peradangan erbaru dikenal sebaga penghambat Cox-2. Dokter secara berkala meresepkan obat jenis itu sebagai perawatan kondisi nyeri, termasuk kepada pasien yang mengalami nyeri sendi akibat osteoarthritis.

Pada resep, obat diberikan dalam dosis lebih besar ketimbang obat-obat yang mudah dibeli di apotik, yang biasa digunakan untuk sakit kepala, demam dan nyeri.

Studi yang telah diterbitkan di British Medical Journal, menemukan bahwa obat jenis lumiracoxib dapat meningkatkan risiko sakit jantung, sementar ibuporofen terkait dengan risiko tertinggi pada stroke.

Lalu tipe diclofenac hampir meningkatkan risiko hingga tiga kali lipat. Sementara gabungan antara etoricoxib dan diclofenac diidentikkan dengan peningkatan risiko kematian akibat gangguan jantung, hingga empat kali lipat.

Para peneliti dari Universitas Bern, di Switzerland mengatakan, meski masih ada unsur ketidakpastian, namun hanya ada sedikit bukti yang menyatakan bahwa obat-obat yang diperiksa itu aman dalam soal pemicu gangguan jantung.

Dalam editorial jurnal tersebut, guru besar dari departemen pengobatan pencegahan di Nashville, Wyne Ray, mengatakan Naproxen terlihat yang paling kecil memicu risiko. "Risiko gangguan jantung perlu diperhatikan seksama ketika dokter meresepkan obat anti-peradangan non-steroid," ujarnya

Secara keseluruhan jumlah serangan jantung dan stroke yang dilaporkan termasuk rendah bila dibanding jumlah pasien. Dalam 29 uji klini, total terdapat 554 serangan jantung, sementara dalam 26 uji klinis terdapat 377 kasus stroke. Lalu dalam 28 uji klini hanya ada 676 kasus kematian.

Red: Ajeng Ritzki Pitakasari
sumber: reublika.co.id

Rabu, 12 Januari 2011

Herbal yang Bikin Stamina Kembali Oke

Begadang, terlalu lama bekerja dan stres adalah beberapa penyebab orang cepat merasa kelelahan. Selain mengonsumsi vitamin, ada beberapa herbal yang dapat mengembalikan dan meningkatkan stamina.

Stamina mengacu pada kemampuan tubuh untuk melawan penyakit dan kelelahan. Banyak orang yang mengambil jalan pintas mengembalikan stamina dengan mengonsumsi kafein, tetapi para ahli di Mayo Clinic percaya bahwa cara terbaik untuk meningkatkan stamina adalah melalui perubahan diet dan olahraga.

Selain itu, seperti dilansir Livestrong, Selasa (11/1/2011), beberapa herbal juga dapat membantu mengembalikan stamina Anda, antara lain:

1. Ginseng
Ginseng sering digunakan untuk meningkatkan stamina fisik dan mental. Pengobatan China tradisional menggunakan ginseng Asia (panax ginseng) atau ginseng Amerika (panax quinquefolius) telah lama digunakan untuk secara tidak langsung meningkatkan tingkat energi.

Menurut University of Maryland Medical Center, ginseng telah menunjukkan perbaikan dalam sistem kekebalan tubuh manusia. Dengan menjaga tubuh sehat dan kuat dalam memerangi penyakit, tubuh dapat mensintesis nutrisi dan protein untuk menghasilkan energi dan mengurangi kelelahan.

2. Ginkgo
Ginkgo adalah antioksidan alami. Antioksidan menetralkan sel radikal bebas, sel teroksidasi yang berkeliaran tubuh, sel darah yang tidak sehat dan peradangan yang menyebabkan jaringan tubuh. Hal ini meningkatkan respons kekebalan tubuh serta meningkatkan energi tubuh.

Sebuah laporan tahun 2001 pada Alternative Medicine Review mempelajaru pengaruh ginkgo pada orang dengan sindrom kelelahan kronis. Laporan ini membahas kemampuan ginkgo untuk meningkatkan aliran darah ke korteks otak, meningkatkan daya tahan dan ketajaman mental.

3. Alpukat
Menurut situs Spine Universe, alpukat yang banyak mengandung vitamin B5 dapat membantu memerangi stres dan meningkatkan stamina. Vitamin B5 yang juga dikenal dengan asam pantotenat sangat penting bagi kinerja syaraf dan otot, dan fungsi sistem kekebalan tubuh optimal.

Kekurangan vitamin B5 dapat mengakibatkan masalah kelelahan, sakit kepala dan kulit. Asam pantotenat adalah komponen koenzim A, sebuah enzim penting untuk berbagai reaksi kimia dalam tubuh, seperti metabolisme energi dari makanan, kontribusi kapasitas pembawa oksigen, serta sintesis hormon, neurotransmitter dan lemak esensial.

Selain alpukat, makanan yang banyak mengandung vitamin B5 adalah daging sapi, ayam, ikan, kacang-kacangan dan yogurt. Vitamin B5 juga dapat diambil sebagai suplemen dalam bentuk vitamin B kompleks.

(mer/ir)
 sumber: Merry Wahyuningsih - detikHealth

Selasa, 11 Januari 2011

Beragam Penyebab Loyonya Mr.P

Selaras dengan kondisi tubuh, fungsi organ seksual tidak selamanya dalam kondisi bugar. Ada kalanya kemampuan ereksi bisa padam. Meski hanya sesekali waktu, seorang pria pasti pernah mengalami disfungsi ereksi atau impotensi.
Namun perlu diwaspadai jika gangguan ini menetap, karena kehidupan seksual pastinya akan terganggu selain harga diri seorang pria pun dipertaruhkan. Maklum saja, kemampuan ereksi erat kaitannya dengan masalah "kejantanan" pria.
Paling tidak, ada tiga tahap penting untuk terjadinya ereksi
Pertama adalah rangsangan seksual, yang bisa berasal dari indra penglihatan, pendengaran, perabaan atau pikiran.
Tahap kedua adalah komunikasi rangsangan seksual dari saraf otak ke saraf penis. Tahap selanjutnya adalah menjadi rileksnya pembuluh darah yang mensuplai penis sehingga membuat darah lebih banyak masuk ke dalam struktur silinder sehingga penis menjadi tegang.
Jika terdapat gangguan pada salah satu atau beberapa tahapan ini, maka impotensi atau disfungsi ereksi akan rawan terjadi.

Beragam penyebab

Penyebab gagalnya ereksi secara garis besar dibagi menjadi dua, yakni faktor fisik dan non fisik. Faktor non fisik atau psikis antara lain trauma masa kecil, stres, dan kecemasan. Apa pun yang membuat seorang lelaki stres dan tidak bisa rileks, dapat membuat vitalitas seksualnya padam.
Sementara itu, kondisi lain yang dapat menyebabkan penis tidak bisa berfungsi adalah komplikasi penyakit. Misalnya gangguan saraf akibat diabetes, kelainan pembuluh darah, obat-obatan tertentu atau gangguan hormonal.
Obat darah tinggi dalam jangka panjang misalnya, juga bisa membuat penis loyo. Oleh karena itu, usahakanlah untuk menurunkan tekanan darah tanpa meminum obat.
Penyakit penyebab penis tidak bisa mengeras bukan hanya diabetes, melainkan juga obesitas atau kegemukan.
Menurut pakar andrologi, Prof. dr. Wimpie Pangkahila, secara umum obesitas akan menyebabkan perubahan pada total jumlah darah dan fungsi dari jantung. Distribusi lemak di sekitar dada dan daerah perut dapat membatasi proses pernapasan dan peredaran darah, yang pada akhirnya akan mengubah fungsi dari respiratori.
Perubahan ini, kata Wimpie, akan menurunkan fungsi dari organ-organ yang berkaitan dengan fungsi seksual yang pada akhirnya menghasilkan gangguan ereksi.
Sementara itu menurut corporate health trainer dr.Phaidon L.Toruan obesitas dapat menurunkan produksi hormon pria atau testosteron dan free testosteron (bentuk aktif dari hormon testosteron). Kondisi ini, menurut Phaidon dapat meningkatkan peluang terjadinya disfungsi ereksi.
"Obesitas meningkatkan berbagai faktor risiko yang berhubungan dengan turunnya testosteron sepertiobstructive sleep apnea (penyumbatan saluran nafas waktu tidur), resisrensi insulin (diabetes), dan penyakit sindroma metabolik. Pernyataan tentang ini dibuat Andret Guay dari Harvard Medical School yang dipublikasikandi Journal Andrology tahun 2009," ujarnya. Solusi untuk mengatasi kelebihan lemak yang memicu obesitas, kata Phaidon, adalah dengan melakukan olahraga secara teratur dan mengatur diet. Penggunaan tambahan hormon, seperti hormon testosteron pada pria adalah salah satu alternatif untuk mempermudah usaha.

sumber: kompashealth.com

Sabtu, 08 Januari 2011

13 RESIKO SERIUS DARI PENGGUNAAN PONSEL YANG TERUS MENERUS

Tidak bisa dipungkiri bahwa telepon seluler (ponsel) telah banyak menghadirkan berbagai kemudahan dalam hidup manusia. Meski banyak diperdebatkan, banyak kalangan khawatir akan dampak negatif dari radiasi yang ditimbulkan.

Penelitian terbesar yang pernah dilakukan tentang bahaya ponsel telah membantah adanya risiko kanker otak pada penggguna ponsel. Penelitian yang dilakukan sendiri oleh organisasi kesehatan dunia (WHO) tersebut menunjukkan risikonya tidak terlalu besar untuk dikhawatirkan.

Namun penelitian terbaru di India kembali menegaskan adanya ancaman kanker terutama pada anak dan remaja. Sang peneliti, Prof Girish Kumar bahkan mengatakan bahaya radiasi juga terdapat di sekitar menara Base Transceiver Station (BTS).

"Satu BTS bisa memancarkan daya 50-100W. Negara yang punya banyak operator seluler seperti India bisa terpapar daya hingga 200-400W. Radiasinya tak bisa dianggap remeh, bisa sangat mematikan," ungkap Prof Kumar.

Dikutip dari DNAindia, Selasa (4/1/2010), berikut ini sejumlah dampak negatif yang bisa ditimbulkan akibat radiasi yang berlebihan dari ponsel dan menara BTS:
  1. Risiko kanker otak pada anak-anak dan remaja meningkat 400 persen akibat penggunaan ponsel. Makin muda usia pengguna, makin besar dampak yang ditimbulkan oleh radiasi ponsel.
  2. Bukan hanya pada anak dan remaja, pada orang dewasa radiasi ponsel juga berbahaya. Penggunaan ponsel 30 menit/hari selama 10 tahun dapat meningkatkan risiko kanker otak dan acoustic neuroma (sejenis tumor otak yang bisa menyebabkan tuli).
  3. Radiasi ponsel juga berbahaya bagi kesuburan pria. Menurut penelitian, penggunaan ponsel yang berlebihan bisa menurunkan jumlah sperma hingga 30 persen.
  4. Frekuensi radio pada ponsel bisa menyebabkan perubahan pada DNA manusia dan membentuk radikal bebas di dalam tubuh. Radikal bebas merupakan karsinogen atau senyawa yang dapat memicu kanker.
  5. Frekuensi radio pada ponsel juga mempengaruhi kinerja alat-alat penunjang kehidupan (live saving gadget) seperti alat pacu jantung. Akibatnya bisa meningkatkan risiko kematian mendadak.
  6. Sebuah penelitian membuktikan produksi homon stres kortisol meningkat pada penggunaan ponsel dalam durasi yang panjang. Peningkatan kadar stres merupakan salah satu bentuk respons penolakan tubuh terhadap hal-hal yang membahayakan kesehatan.
  7. Medan elektromagnet di sekitar menara BTS dapat menurunkan sistem kekebalan tubuh. Akibatnya tubuh lebih sering mengalami reaksi alergi seperti ruam dan gatal-gatal.
  8. Penggunaan ponsel lebih dari 30 menit/hari selama 4 tahun bisa memicu hilang pendengaran (tuli). Radiasi ponsel yang terus menerus bisa memicu tinnitus (telinga berdenging) dan kerusakan sel rambut yang merupakan sensor audio pada organ pendengaran.
  9. Akibat pemakaian ponsel yang berlebihan, frekuensi radio yang digunakan (900 MHz, 1800 MHz and 2450 MHz) dapat meningkatkan temperatur di lapisan mata sehingga memicu kerusakan kornea.
  10. Emisi dan radiasi ponsel bisa menurunkan kekebalan tubuh karena mengurangi produksi melatonin. Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat mempengaruhi kesehatan tulang dan persendian serta memicu rematik.
  11. Risiko kanker di kelenjar air ludah meningkat akibat penggunaan ponsel secara berlebihan.
  12. Medan magnetik di sekitar ponsel yang menyala bisa memicu kerusakan sistem syaraf yang berdampak pada gangguan tidur. Dalam jangka panjang kerusakan itu dapat mempercepat kepikunan.
  13. Medan elektromagnetik di sekitar BTS juga berdampak pada lingkungan hidup. Burung dan lebah menjadi sering mengalami disorientasi atau kehilangan arah sehingga mudah stres karena tidak bisa menemukan arah pulang menuju ke sarang.
(up/ir)
Sumber : detik.com, Januari 2011
Penulis : AN Uyung Pramudiarja
 
Artikel Terkait: 

Kamis, 06 Januari 2011

Promo Januari 2011


Setiap pembelian : 
BIOFirion(R) Mattress (Single @Rp 4.880.000,  Double @Rp 7.280.000.)
Negative Ion Energy Therapy @Rp 4.500.000
Kalung BIOFirion(R) Hitam/Putih @ Rp 1.880.000.
mendapatkan
Free Gelang BIOFirion(R) 22 butir, Rp 599.000,-


Pembelian paket produk lain mulai Rp 1.200.000,- mendapatkan

Free 2 botol Gold G Sea Cucumber 60 ml

Pembelian paket produk lain mulai Rp 3.600.000,- mendapatkan
Free 10 botol Gold G Sea Cucumber 60 ml

Hubungi biofirioni@gmail.com untuk harga dan hadiah yang lebih menarik.

Kamis, 23 Desember 2010

ANCAMAN PENYAKIT BERDASARKAN USIA

Setiap orang pasti menginginkan tubuh yang sehat sepanjang usianya. Tapi pada usia-usia tertentu ada penyakit yang banyak menyerang masyarakat. Ini dia ancaman penyakit berdasarkan usia.

Penyakit biasanya akan menyerang seseorang yang memiliki sistem kekebalan tubuh lemah, dan umumnya seiring bertambah usia maka kekebalan tubuh juga melemah.

Ancaman penyakit berdasarkan usia seperti dikutip dari Wrongdiagnosis.com, Kamis (16/12/2010) yaitu:

Usia remaja
  1. Umumnya remaja adalah suatu masa yang memiliki kesehatan, pertumbuhan dan kematangan yang baik.
  2. Namun sebagian besar remaja saat ini memiliki kelebihan berat badan atau obesitas yang membuatnya berisiko terkena penyakit jantung atau diabetes.
  3. Untuk kondisi seksualnya cenderung sedang berada di puncak pubertas, sehingga penyakit yang diderita kemungkinan chlamydia.
  4. Kondisi yang mencapai puncaknya saat remaja adalah jerawat, asma, alergi, penyakit autoimun seperti diabetes tipe 1 dan rheumatoid arthritis. Perilaku kecemasan dan kadang muncul sejak remaja.
  5. Namun ada juga yang mengalami gangguan makan seperti bulimia atau anoreksia akibat obsesi yang berlebihan untuk menurunkan berat badan.
Usia 20-an tahun
  1. Pada usia ini, seseorang berada dalam semangat dan kegiatan yang tinggi sehingga berisiko mengalami penyakit menular seksual atau PMS (sekitar dua per tiga orang yang terkena PMS berada di bawah usia 25 tahun), kecelakaan dan cedera. 
  2. Berbagai kondisi lain juga bisa mempengaruhi orang yang berusia 20-an tahun seperti migrain, skizofrenia, osteopenia (akibat gaya hidup yang sedikit aktivitas fisik) atau lupus.
Usia 30-an tahun
  1. Seiring dengan adanya perubahan pola hidup, maka saat ini beberapa penyakit seperti jantung atau diabetes bisa muncul diusia 30-an tahun.
  2. Selain itu beberapa kanker tertentu juga dapat menyerang. Pada usia ini seseorang cenderung mulai dihantui oleh gangguan kolesterol tinggi dan juga gangguan kadar gula darah.
Usia 40-an tahun

  1. Pada usia ini beberapa orang menjadi lebih rentan terkena penyakit, terutama yang memiliki hipertensi, jantung atau berbadan gemuk baik karena keturunan atau pun akibat gaya hidup.
  2. Saat berada di usia ini harus waspada terhadap penyakit degeneratif (penyakit akibat bertambahnya usia) seperti jantung koroner, kolesterol, dan asam urat.
  3. Untuk laki-laki ada beberapa penyakit yang bisa menyerang seperti kanker prostat atau kebotakan.
Usia 50 tahun ke atas
  1. 1.Pada usia ini tingkat kesehatan cenderung sudah menurun, karenanya seseorang rentan terkena beberapa penyakit seperti artritis, osteoporosis, penyakit jantung, gangguan memori, stroke, pembesaran prostat dan juga kanker. Sebagian besar kanker terjadi pada usia ini, karena biasanya membutuhkan waktu selama 20-30 tahun hingga kanker tersebut muncul dan terdeteksi.
  2. 2. Selain itu pada usia 50 tahun ke atas juga cenderung mengalami masalah pada gusi.
(ver/ir)

Sumber : detik.com, Desember 2010
Penulis : Vera Farah Bararah


Artikel Terkait:
BIOFirion® Memperkuat daya tahan tubuh dan mengurangi resiko penyakit-penyakit degeneratif.
Negative Ion Energy Therapy menjaga kesehatan dari berbagai penyakit modern.

Selasa, 21 Desember 2010

Awas, Kurang Tidur Bisa Mematikan!

Kematian memang tidak bisa dielakkan, cepat atau lambat itu masalah waktu. Dalam hubungan dengna kesehatan, salah satu faktor yang menyebabkan kematian datang cepat adalah kelelahan mental akibat gangguan tidur atau kekurangan tidur.

Menurut AskMen, berikut adalah efek mematikan akibat kurang tidur yang dialami seseorang.
  1. Kecelakaan lalu lintas. Sebuah perkiraan dari 100 ribu kasus kecelakaan di jalan raya terjadi dalam setahun diakibatkan supir yang mengantuk. 15 ribu dari kasus tersebut berakhir kematian. Penyebab utama pengemudi tak bisa berkonsentrasi ketika menyetir begitu melelahkan karena kurang tidur.
  2. Kecelakaan kerja. Lelah akibat kurang tidur sungguh mempengaruhi kinerja d tempat kerja yang bisa berdampak pada pengembangan karir bahkan kehilangan pekerjaan. Efek terburuk dapat terjadi ketika bekerja dengan alat-alat berat, karena risiko kecelakaan di tipe pekerjaan macam ini bisa menyebabkan kematian.
  3. Lekas marah, depresi dan bunuh diri. Kualitas tidur juga dibutuhkan untuk dapat berpikir jernih dan santi. Kurang tidur berpotensi membuat seseorang cepat naik darak, merasa sedih. Bila tak ditangani dengan baik bisa menyebabkan depresi dan skenario terburuk; bunuh diri.
  4. Obesitas dan serangan jantung. Pola makan tidak sehat memang faktor utama pemicu obesitas, Namun pola tidur juga memiliki dampak. Kelelahn akibat kurang tidur dapat menghambat produksi leptin atau hormon pengatur selera makan. Alhasil prosi makan tidak bisa dikontrol. Bila berat badan tak terkontrol maka risiko serangan jantung pun dapat terjadi sewaktu-waktu.
  5. Diabetes. Berbagai studi telah menunjukkan kurang tidur dan pola istirahat yang kacau dapat menggangu metabolisme pencernaan dan membuat tubuh mudah meningkatkan kadar gula darah. Bila ini terjadi efeknya memang mematikan, merentang dari kesulitan penyembuhan luka, gagal ginjal hingga serangan jantung.

Red: Ajeng Ritzki Pitakasari
Sumber: republika.co.id


Artikel Terkait:
Tidur di atas BIOFirion® Mattress dan Pillow Meningkatkan kualitas tidur menjadi lebih efektif dan memberikan efek positif terhadap 11 sistem tubuh
Bio Far Infra Red (FIR) Membantu tubuh lebih hangat dan tidur lebih nyenyak  

Waspada Lo, Jika Tiba-tiba Anda Susah Tidur atau Jadi Pendengkur
Tidur Siang Bikin Kita Lebih Pintar?
Hikmah dan Pentingnya Tidur Siang
Tidur Siang Cukup 5 Menit
Gampang Lelah? Kenali 14 Penyebabnya!
Polusi Udara Perburuk Kualitas Tidur Masyarakat Kota

Minggu, 19 Desember 2010

Berolahraga Sekarang,Tak Ada Kata Terlambat! Stabil Bugar di Usia Tua

Setiap orang tahu olahraga penting untuk menjaga berat badan stabil. Kabar yang mengejutkan ialah, aktivits fisik yang anda lakukan saat ini sangat mungkin mencegah penambahan berat badan di masa depan saat memasuki usia paruh baya, demikian menurut studi yang dipublikasikan hari ini di Jurnal Asosiasi Medis Amerika.

Periset yang mengikuti 3.554 orang selama dua dekade menemukan bahwa pria yang tetap aktif. hanya akan menambah bobot hingga tiga kilo atau kurang setelah 20 tahun ketimbang rekan mereka dengan aktivitas rendah.

Bagi perempuan, perbedaan antara yang aktif dengan yang tidak bahkan hingga 7 kilo. Lingkar pinggang juga berkurang jauh, baik untuk kedua jenis gender dalam grup tinggi aktivitas.
Studi itu dimulai pada partisipan berusia 18 hingga 30 tahun. Kemudian di usia 38 hingga 50 tahun terlihat bahwa komitmen terus menerus terhadap aktivitas fisik berarti penambahan sedikit berat badan pada partisipan. Padahal pada usia itu adalah saat rawan di mana otot perut mulai kendur dan tak lagi singset.

Beraktivitas tinggi, tidak harus melakukan maraton atau memompa mesin-mesin fitnes dalam satu jam nonstop. Studi yang digunakan dalam rumusan terkait berapa lama, berapa sering dan berapa intens kegiatan yang dilakukan partisipan ialah aktivitas tinggi yang sebanding dengan menghabiskan 2,5 jam per pekan membuat jantung anda terpompa. Aktivitas itu bisa seperti olahraga, jalan cepat atau bahkan berkebun, ujar pemimpin riset, Arlene Hankison, sekaligus instruktur dari departemen pengobatan pencegahan, Fakultas Kedokteran Universitas Northwestern di Chicago.

Namun, hanya 12 persen laki-laki dan perempuan yang masuk dalam kelompok 'elit' ini. Alasannya adalah konsistensi. "Tidak sulit untuk melakukan aktivitas tinggi," kata Arlene. "Yang sulit adalah menjaganya untuk melakukan setiap saat. Dengan olahraga anda tak bisa melakukan, lalu berhenti lagi, lalu lanjut lagi. Anda harus berkomitmen," ujarnya.

Ini tentu sulit tercapai kecuali seseorang menikmati aktivitas tersebut. "Pilih aktivias yang memberikan motivasi terus-menerus kepada anda," ujar Arlene. Apakah itu aerobik, karate, berdansa atau jalan cepat melewati taman. "Pastikan aktivitas itu membuat jantung anda terpompa," imbuhnya.

Kehidupan sibuk seseorang mungkin memaksakan latihan fisik yang tak biasa. Namun itu bukan masalah, ujar pakar pengobatan olahraga di University of Pittsburgh Medical Center. "Anda bisa saja memutar musik dengan anak-anak dan menari di ruang keluarga selama setengah jam," ujar Doperak.

Apa pun aktivitas yang dilakukan, kata Arlene, tujuan utama ialah melakukan kegiatan yang selama seumur hidup. "Jika lari selama 50 menit membuat anda akan menghabiskan seluruh sisa minggu bermalas-malasan, maka lebih baik anda cukup berlari 30 menit setiap hari jika itu bisa anda lakukan bertahun-tahun kedepan," ujarnya.

Meski partisipan dengan aktivitas tinggi yang terlibat dalam studi rata-rata berusia 18 tahun, tidak berarti terlambat untuk bergerak jika anda jauh dari usia remaja. "Harapan tidak lantas hilang," ujar Arlene.

"Memasukkan aktivitas tinggi ke dalam kehidupan sehari-hari anda bukanlah keputusan yang terlambat," katanya. Faktnya, imbuh Arlene, kebiasaan itu, pada setiap tingkatan usia, akan membantu mencegah obesitas, diabetes dan gangguan jantung, masalah yang kian membahayakan ketika seseorang bertambah tua.

Resepkan pada diri anda aktivitas fisik. "Olahraga adalah obat," ujar Doperak. "Sesungguhnya, hal terbaik yang mungkin bisa kita lakukan untuk diri sendiri adalah bangun dan bergerak."
Red: Ajeng Ritzki Pitakasari
Sumber:
: republika.co.id

Artikel terkait:
Negative Ion Energy Therapy manfaatnya seperti berolah raga selama 2 jam penuh
Bio Far Infra Red (FIR) alternatif buat yang malas berolah raga
BIOFirion® alternatif bagi yang tidak sempat berolah raga

Jumat, 17 Desember 2010

Inilah Makanan yang Diklaim Sehat Tapi Menyabotase Diet Anda

Apakah anda sedang merusak diet dengan jenis makanan yang anda kira baik padahal sebenarnya tidak sehat? Smoothie buah, granola, kue mufin adalah beberapa jenis makanan yang terdengar menyehatakan. Kalori rendah dan ramah bagi pediet, namun sebenarnya sangat berlawanan.

Jangan terkecoh dengan produsen yang kerap menyembunyikan kalori tinggi dan menampilkan wajah serta klaim "ditambah dengan vitamin" atau "semua bahan alami" "organik". Salah pemahaman tentang nutrisi itu yang akhirnya mendorong kita membuat pilihan tidak bijak. Berikut ada  makanan yang selama ini menyandang reputasi sehat padahal mereka tidak layak.

Mufin Oat, Jagung dan Blueberry

Mereka terdengar seperti tanpa dosa. Namun, mufin di toko-toko kopi kerap dibuat dengan tepung putih yang dirafinasi. Itu berarti kategori junk food. Bahkan mufin oat akan mengandung lebih banyak tepung putih ketimbang oat yang kaya serat. Belum termasuk minyak, mentega dan tentu banyak gula. Porsinya pun besar, itu berarti kue mufin bisa mengantarkan 500 lebih kalori ke tubuh anda tanpa perlawanan!

Jangan terkecoh dengan kata mufin. Bisa jadi jati diri aslinya adalah cupcake raksasa dan bila anda santap saat sarapan, menu itu tidak lebih baik dari donat berglazur, dan yang menyedihkan juga lebih banyak mengandung kalori.

Minuman bernutrisi

Benar, para pakar kerap menyebut produk satu ini permen dalam bentuk cair dan tidak lebih baik dari soda, minuman buah, teh manis atau minuman bergula lain. Mereka dipenuhi gula yang dengan mudah menambah beberapa kilo setelah anda mengonsumsinya.

Kandungan vitamin B dan C yang mereka tawarkan pastinya tidak akan menutupi keberadaan gula. Lagi pula pediet yang serius pasti tahu, mereka akan mendapatkan vitamin dari sumber lain, yang berarti ekstra dosis terutama dalam minuman manis hanya akan menambah kerja ginjal dan mengotori urin. Jika anda merasa pola makan anda rendah vitamin, lebih baik minum multivitamin, makan buah dan minum air putih.

Batangan bernutrisi.


Mereka, para produsen, memanggilnya kudapan tanpa membuat khawatir. Berbentuk batangan, kaya gizi, mengandung serat, buah, protein tinggi namun rendah kalori. Namun beberapa merek terkenal justru mengandung lemak jenuh dan tentu saja gula dan minyak terhidrogenasi serta bahan-bahan sintesis lain. Ingat pula, ada pengawet dalam daftar.

Bahkan mereka kadang memiliki kalori yang setara dengan balok permen. Jika anda tak cukup aktif untuk membakar kalori tinggi yang masuk ketika anda mengudap 'camilan sehat' itu, anda benar-benar telah menyabotase diet anda.

Tips menghindari sabotase yang tak perlu, anda bisa membuat campuran protein dan karbohidrat dengan mencamil apel dengan sedikit selai kacang atau secangkir anggur dengan sepotong sedang keju rendah lemak. Tapi jika anda tetap menginginkan batangan bernutrisi bermerk pilih yang memiliki kalori kurang dari 200 dan lemak maksimal 2 gram (pasalnya anda masih akan mendapat bonus lemak kurang lebih 2 gram lagi).

Granola


Granola biasanya dibuat dari bahan-bahan alami yang masih utuh seluruhnya, seperti gandum utuh, oat, biji-bijian dan buah kering. Namun bahan-bahan itu akan dilapisi dengan sirup gula itulah yang memasok kalori besar.

Satu mangkuk sedang dengan granola dan susu dapat dengan mudah memasukkan 600 kalori ke dalam tubuh. Tentu ia menjadi masalah besar, terutama bagi anda yang tengah bekerja menjaga berat badan tetap stabil. Bila anda masih ingin menyantap granola (dan masih ingin berat badan turun), utak-atik kalori dengan mencampur granola dan sereal rendah kalori dan yogurt tanpa lemak yang mengandung rasa.

Smoothies Komersial

Smoothie adalah jenis makanan lain yang mudah didapat dan memiliki citra sehat. Namun statistik, khusus bagi smoothie yang anda beli di luar, menyatakan sebaliknya. Kalori dan gula yang dihitung dalam campuran minuman itu di toko-toko sungguh lumayan tinggi.

Lagi-lagi karena ada bahan-bahan lain yang kaya lemak dan bersifat junk, seperti minuman buah, sirup, es krim, yogurt susu asli dan bahkan sirup coklat. Beberapa smoothies besar memiliki hampir 1.000 kalori. Itu bahkan lebih dari satu porsi makanan cepat saji.

Bagian yang membuat lebih buruk, smoothie komersil dapat membanjiri tubuh anda dengan gula hingga lebih dari 25 sendok makan. Begitu ia masuk dan diserap darah, bisa dipastikan mood anda terpengaruh, anda jadi mudah ngambek, tersingguh dan lesu.

Saran terbaik, buat smoothie anda sendiri di rumah. Anda dapat menjaga kalori dan gula dengan memastikan menggunakan susu skim, buah segar, yogurt tanpa lemak. Salah satu standar umum universal adalah setengah cangkir susu skim, 1/2 hingga 3/4 cangkir buah segar dan 1/2 cangkir yogurt tanpa lemak dengan 3 atau 5 kubus es batu. Anda bisa ganti kombinasi buah atau rasa yogurt untuk menghasilkan smoothie favorit anda.

Minuman berenergi


Betul, jenis produk satu ini kerap muncul dengan strategi pemasaran yang seksi. Namun mereka tidak seajaib iklan yang ditayangkan. Mereka mendongkrak energi dari kafein.

Memang, beberapa dari mereka memiliki sedikit kafein dari secangkir kopi normal, seperti 50 mg di beberapa produk, sedangkan kopi normal biasanya mengandung 100 hingga 150 mg. Vitamin B  dan asam amino yang tidaklah benar-benar memberi tambahan berarti bagi tubuh anda.

Satu yang pasti mereka berkadar gula tinggi, yang dapat masuk ke pembuluh darah dengan cepat dan ironisnya tidak memberikan energi dalam jangka waktu lama. Jadi lebih baik untuk menenggak satu cangkir kopi atau teh untuk memperbaiki kafein dalam tubuh dan jika anda butuh pemanis, sesendok atau 2 sendok teh gula atau pemanis sudah sangat cukup.
Red: Ajeng Ritzki Pitakasari
Sumber:
republika.co.id 

Artikel Terkait:
 Diet dan Lemak Badan
Awas, Diet Terlalu Ketat Justru Bikin Tulang Keropos

Kamis, 16 Desember 2010

Terbebas dari Penyakit Lambung/Maag

Nama: Indra Bayu Sekar Aji
Umur: 22 Tahun
Kota: Kartasura
Keluhan: Maag/ penyakit lambung sejak umur 19 tahun
Produk: BIOFirion®, Gold- G Sea Cucumber

Hasil dan Manfaat yang dirasakan:
Saya mempunyai keluhan penyakit lambung/maag, setiap kali terlambat makan, perut terasa mula serasangin muntah karena rasanya seperti tidak dapat dicerna.Sejak itu ibu saya memberikan saya BIOFirion® dan Gold- G Sea Cucumber. Kemudian saya coba pakai kalung BIOFirion® dan Gold- G Sea Cucumber dua jam 1x sebanyak 2 sdm. Saya merasakan perut saya dingin dan sakit di perut berkurang. Akan tetapi kepala saya malah terasa pusing. Ternyata itu proses penyembuhan dari kalung BIOFirion®. Setelah 3 hari rasa sakit lambung saya sudah hilangbahkan alhamdulillah saya bisa melaksanakan puasa sunnah.

RADIASI PONSEL MENYEBABKAN PERILAKU ANAK TIDAK NORMAL

Kontroversi seputar dampak negatif radiasi telepon seluler (ponsel) sepertinya tidak akan pernah berakhir. Setelah tidak terbukti meningkatkan risiko kanker, kini muncul dugaan radiasi tersebut memicu gangguan perilaku pada anak.

Risiko paling besar dialami oleh anak-anak yang dibiasakan menggunakan ponsel sejak usia terlalu muda. Bahkan sejak dalam kandungan, janin sudah terpengaruh dampak ini jika ibunya terlalu sering menggunakan ponsel selama kehamilan.

Temuan ini diungkap oleh peneliti dari University of California Los Angeles (UCLA), yang dipublikasikan dalam Journal of Epidemiology and Community Health baru-baru ini. Dikutip dari Ninemsn, Selasa (7/12/2010), penelitian tersebut melibatkan 28.000 anak berusia 7 tahun dan 100.000 ibu yang hamil antara tahun 1996-2002.

Di masa kehamilan, para ibu diminta mengisi kuisioner tentang gaya hidup termasuk frekuensi penggunaan ponsel. Kuisioner serupa diberikan lagi setelah melahirkan dan saat anaknya memasuki usia 7 tahun, sementara peneliti mengamati rekam medis si anak yang berhubungan dengan emosi dan perilaku.

Hasilnya menunjukkan anak-anak yang menggunakan ponsel sejak balita 50 persen lebih berisiko mengalami gangguan perilaku saat memasuki usia 7 tahun. Perilaku tidak normal itu cukup bervariasi, salah satunya gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktivitas (GPPH).

Pada anak-anak yang belum dibiasakan memakai ponsel, risiko tersebut tetap tinggi jika selama kehamilan ibunya sering menggunakan ponsel. Tidak jauh berbeda dengan kelompok pertama, pemakaian ponsel selama kehamilan meningkatkan risiko gangguan perilaku hingga 40 persen saat anak berusia 7 tahun.

Peningkatan risiko gangguan perilaku cukup tinggi jika dibandingkan dengan rata-rata penggunaan ponsel pada responden anak-anak dalam penelitian itu. Dalam laporannya, peneliti mengatakan tidak satupun responden anak yang menggunakan ponsel lebih dari 1 jam/pekan.

Temuan ini menghangatkan kembali kontroversi tentang bahaya radiasi ponsel. Pada Mei 2010, organisasi kesehatan dunia WHO sudah memastikan bahwa peningkatan risiko kanker otak akibat radiasi ponsel tidak terlalu signifikan.

(up/ir)

Sumber : detik.com, Desember 2010
Penulis : AN Uyung Pramudiarja




Artikel Terkait:
Cyano Spirulina :meningkatkan ketahanan tubuh, mencegah kanker dan anti radiasi.
BIOFirion®:menjaga keseimbangan medan listrik dalam tubuh manusia