Kamis, 18 November 2010

Yuk, Hindari Sakit Jantung dengan Pola Hidup Sehat

Masyarakat diimbau untuk selalu menerapkan pola hidup sehat untuk mencegah terkena penyakit jantung yang merupakan salah satu penyakit mematikan yang menempati urutan teratas dibanding jenis penyakit lainnya.

Dokter spesialis jantung, Rumah sakit Umum dr Pirngadi Medan, dr Amran Lubis SpJP di Medan, Kamis, mengatakan, masyarakat hendaknya dapat menghindari hal-hal yang dapat mengakibatkan berpotensinya terserang penyakit jantung. Seperti misalnya dengan menghindari merokok, makanan yang mengandung lemak secara berlebihan, memakan makanan siap saji yang mengandung kolesterol tinggi selalu mengendalikan tekanan darah.

"Selain itu, hindari pekerjaan yang membuat kita stress fisik dan psikis. Kurangi berat badan bagi yang gemuk serta lakukan aktivitas olahraga minimal seminggu tiga kali selama 30 menit," katanya.

Ia mengatakan, penyakit jantung merupakan salah satu penyakit yang paling menonjol dibandingkan jenis penyakit lainnya. Dewasa ini masyarakat yang terkena penyakit jantung juga cenderung mengalami peningkatan.

Di Pirngadi saja, sejak Januari hingga Agustus 2010, sedikitnya ada 6.790 pasien yang mengeluhkan adanya gangguan pada jantungnya. Pasien ini merupakan masyarakat Kota Medan dan di luar daerah yang berobat ke Pirngadi guna mendapatkan tindakan medis terhadap gangguan kesehatannya. "Untuk itu selalulah menerapkan pola hidup sehat kalau tidak mau terkena berbagai penyakit terutama penyakit jantung," katanya.

Menurut dia, jantung merupakan organ tubuh yang berharga bagi manusia, meskipun besarnya hanya sebesar kepalan tangan. Tetapi jantung sangat penting bagi manusia karena berfungsi untuk memompa darah ke seluruh tubuh sehingga tubuh mendapatkan oksigen dan sari makanan yang diperlukan untuk metabolisme tubuh.

"Biasanya kelompok umur yang rentan terkena penyakit jantung untuk pria yakni berumur 40 tahun ke atas, sedangkan untuk wanita setelah menopause. Di Pirngadi tiap harinya rata-rata ada 200-an pasien yang mengalami gangguan pada jantung yang berobat," katanya.

Dokter spesialis jantung lainnya, Abdullah Afif Siregar, mengatakan, kemajuan teknologi kedokteran dalam pengobatan jantung semakih hari semakin maju, mulai dari pemasangan stent, pemasangan pacu jantung, ganti katup jantung sampai dengan operasi jantung.

"Tetapi itu semua memerlukan biaya yang sangat mahal. Sudah selayaknya kita mencegahnya, karena mencegah lebih baik daripada mengobati, dan biaya pencegahan lebih murah daripada pengobatan," katanya.
Red: Siwi Tri Puji B
Sumber: Republika online

Artikel terkait:
 Gold Natto: Menjaga Kesehatan Jantung Secara Alami
10 KOMPONEN DARAH PENANDA RISIKO SERANGAN JANTUNG
Berkat BIOFirion®, Saya Sudah Jarang Minum Obat dan Jantung Tidak Terasa sakit
ANCAMAN DARI SI PEMBUNUH NO.1 DUNIA
Dokter Vonis Operasi By Pass Jantung Saya
Hj Awik Sambada: saya menderita kolesterol, asam urat, syaraf mengkerut dan jantung
Gold Green Brazil Propolis: Membantu mengatasi penyakit jantung
Mengenal Kelainan Jantung Bawaan

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar