Tampilkan postingan dengan label gold herbs. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label gold herbs. Tampilkan semua postingan

Kamis, 03 Maret 2011

BISAKAH KURANG MINUM MEMICU SERANGAN JANTUNG?

Anjuran untuk sering-sering minum air putih punya banyak manfaat. Selain menjaga tubuh dan pikiran tetap bugar, kadar air dalam tubuh yang senantiasa terjaga juga bisa mengurangi risiko serangan jantung akut.

Sekitar 70 persen tubuh manusia terdiri dari air sehingga air memegang peran penting dalam menjaga kesehatan. Nutrisi-nutrisi penting dalam makanan hanya bisa diserap jika sel-sel dalam tubuh memiliki cukup air untuk melarutkannya.

Komponen tubuh yang paling banyak mengandung air adalah darah, dengan komposisi air sekitar 85 persen. Apabila kadar air dalam tubuh berkurang, darah akan mengental dan membuat peredaran darah menjadi tidak lancar.

Berkurangnya kadar air dalam tubuh antara lain dipicu oleh keluarnya keringat saat beraktivitas. Jika tidak diimbangi dengan minum air putih, maka dehidrasi atau kekurangan cairan tubuh bisa menyebabkan darah mengental dan peredarannya tidak lancar.

Darah yang mengental juga punya risiko lebih tinggi untuk membentuk endapan di pembuluh darah. Saat melewati pembuluh-pembuluh halus yang menuju jantung, endapan itu bisa saja menyumbat dan menyebabkan serangan jantung akut.

Hal ini dijelaskan oleh Dr dr Saptawati Bardosono, MSc atau biasa dipanggil dr Tati, dosen Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia dalam jumpa pers bertema "Waspada Dampak Dehidrasi Ringan Terhadap Kinerja, Kognitif dan Mood" di Hotel Le Meredien Jakarta, Rabu (9/2/2011).

Meski demikian, dr Tati mengatakan risiko untuk mengalami serangan jantung hanya karena kurang minum saja sangat kecil. Biasanya itu terjadi jika seseorang sejak awal memang sudah memiliki gangguan pada jantung atau sistem peredaran darahnya, lalu dehidrasi atau kurang cairan akan memperparah kondisinya.

Dampak yang sesungguhnya lebih butuh perhatian adalah berkurangnya kemampuan kognitif dan mood atau suasana hati. Dehidrasi ringan dengan tingkat keparahan 1,4 persen pada pria atau 1,3 persen pada wanita sudah bisa membuat kemampuan kognitif atau berpikir seseorang terganggu.

Dehidrasi ringan hingga sedang juga bisa mempengaruhi emosi dan suasana hati. Gejalanya antara lain mudah tersinggung, marah-marah, gelisah dan mudah panik. Akibatnya orang itu menjadi lebih mudah stres dan mengalami gejala lain yang menyertainya seperti sakit kepala.

"Jika mengalami sakit kepala, jangan buru-buru minum obat. Coba dulu minum 2-3 gelas air putih, lalu tunggu 20 menit. Jika sakit kepala itu dipicu oleh dehidrasi ringan, maka akan sembiuh dengan sendirinya. Kalau tidak sembuh, baru boleh minum obat," ungkap dr Tati.

(up/ir)
Sumber : Detik.com
Penulis : AN Uyung Pramudiarja

Selasa, 15 Februari 2011

Begadang Jangan Begadang... Tingkatkan Risiko Serangan Jantung

LOS ANGELES - Benar kata lagu Rhoma Irama, tentang larangan begadang kalau tiada perlunya. Para ilmuwan di Warwick University mengibaratkan begadang seperti tengah membakar lilin di kedua ujungnya. "Begadang meningkatkan risiko stroke dan penyakit jantung atau memicu kedua penyakit ini," demikian simpulan penelitian mereka.

Mereka menemukan bahwa kurang tidur kurang dari enam jam meningkatkan risiko kematian akibat penyakit jantung oleh hampir 50 persen, dan risiko kematian akibat stroke sebesar 15 persen.

Francesco Cappuccio, profesor kedokteran jantung dan epidemiologi, dan Dr Michelle Miller, seorang dosen dalam ilmu klinis, membuat kesimpulan setelah mengamati 470 ribu orang dari delapan negara, berusia antara tujuh hingga 25 tahun. Penelitian mereka telah dipublikasikan dalam European Heart Journal.

Prof Cappuccio menyadari, begadang kerap tak terhindarkan dalam kehidupan masyarakat modern, yang semua dituntut serba cepat. Pekerjaan kantor, kerap dibawa pulang karena harus selesai keesokan harinya.

"Tapi dalam melakukannya, kami secara signifikan meningkatkan risiko menderita stroke atau mengembangkan penyakit kardiovaskuler yang pada gilirannya akan berujung pada serangan jantung," katanya.

Jika seseorang tidur kurang dari enam jam per malam atau mengalami susah tidur, maka dia berkesempatan 48 persen lebih besar untuk mengalami kematian akibat penyakit jantung dan 15 persen kesempatan lebih besar untuk terkena serangan stroke.

"Kecenderungan untuk begadang sebenarnya merupakan bom waktu bagi kesehatan kita jadi Anda perlu bertindak sekarang untuk mengurangi resiko terkena kondisi ini yang mengancam jiwa kita," katanya.

Jumlah optimum waktu untuk tidur adalah antara tujuh hingga delapan jam, katanya. Ketika tidur lebih dari sembilan jam bisa menjadi indikator masalah kesehatan lainnya.

Para ilmuwan tidak jelas tentang bagaimana sebenarnya kurang tidur merusak sistem kardiovaskular, atau hubungan kausal keduanya. Tetapi Prof Cappuccio mengatakan ada bukti bahwa itu mempengaruhi sistem endokrin, yang mengatur produksi hormon.

Hal ini juga bisa mengakibatkan gangguan toleransi glukosa dan berkurangnya sensitifitas terhadap insulin, yang dapat mengakibatkan diabetes, serta tekanan darah tinggi.

Tahun lalu Prof Cappuccio menerbitkan sebuah review dari 16 studi melibatkan total 1,3 juta orang, yang menunjukkan bahwa orang yang tidur kurang dari enam jam 12 persen lebih mungkin meninggal sebelum usia 65, dibandingkan mereka yang tidur antara tujuh dan delapan jam.

Dr Sharlin Ahmed, dari Asosiasi Stroke, berkata tidur baik terlalu banyak atau terlalu sedikit dapat merusak kesehatan kita. "Studi ini menyoroti pentingnya mendapatkan enam sampai delapan jam secara teratur untuk tidur; kurang atau lebih dari ini dapat meningkatkan risiko seseorang terkena stroke," katanya. Ia berharap ada penelitian lanjutan dalam hal ini.

Red: Siwi Tri Puji B
Sumber: republika.co.id

Selasa, 08 Februari 2011

Kenali Gejala Serangan Jantung

Keluhan serangan jantung tidak selalu seperti yang kita saksikan di layar sinetron saat aktor berakting memegang dada kiri, sementara mata mendelik, badan membungkuk, lalu tersungkur ke lantai.

Terdapat berbagai ragam keluhan serangan jantung dan gejalanya tidak sama pada tiap orang, terutama pada perempuan.

Serangan jantung yang dalam bahasa medis disebut acute miocard infark terjadi karena adanya sumbatan gumpalan darah di pembuluh koroner. Ada banyak hal yang bisa memicu serangan jantung, termasuk faktor usia, hipertensi, kolesterol tinggi, obesitas, konsumsi alkohol, stres, merokok, dan pola makan yang tidak sehat.

Untuk mengenali potensi serangan jantung sedini mungkin, kenali tanda-tanda penting gangguan jantung berikut ini:

Kelelahan dan sesak napas 
Rasa lelah yang berlebihan dan napas pendek-pendek adalah dua tanda yang coba dikirimkan tubuh agar Anda segera beristirahat. Namun, gejala ini juga bisa menjadi tanda adanya masalah pada jantung sebagai respons tekanan ekstra pada jantung.
Bila Anda sering mengeluh kelelahan tanpa penyebab yang jelas, itu bisa jadi tanda ada sesuatu yang salah pada tubuh. Napas pendek-pendek dan kelelahan ini paling sering dialami perempuan dan terjadi sebulan sebelum serangan jantung.

Keringat dingin.
Berkeringat lebih dari biasanya, terutama jika Anda tidak sedang melakukan aktivitas, bisa menjadi gejala awal masalah pada jantung. Hal ini terjadi karena tubuh bekerja keras memompa darah melewati sumbatan di koroner sehingga tubuh mengeluarkan keringat lebih banyak untuk menjaga temperatur tubuh.

Mual, muntah, dan nyeri perut 
Keluhan serangan jantung biasanya disertai rasa mual, muntah, dan keringat dingin sehingga disalahartikan sebagai masuk angin. Akibatnya, penderita tidak dibawa ke rumah sakit. Pertolongan yang semestinya segera diberikan menjadi terlambat.

Nyeri dan rasa tertekan di dada 
Meski tidak semua serangan jantung memiliki gejala nyeri dada, tanda ini paling sering dikenali sebagai serangan jantung. Nyeri dada yang dialami digambarkan seperti sensasi tertekan benda berat atau gajah menginjak dada.

Nyeri di seluruh tubuh 
Rasa nyeri dan kaku di seluruh tubuh juga sering dialami orang yang pernah mengalami serangan jantung. Kebanyakan mengalami rasa nyeri dan kebas di tangan kiri. Namun, nyeri ini juga bisa muncul di berbagai bagian tubuh, seperti atas perut, pundak, punggung, bahkan rahang.

Pertolongan pertama 
Ketika terjadi serangan jantung, segeralah membawa pasien ke rumah sakit. Bila memungkinkan, berilah pasien aspirin untuk dikunyah. Tujuannya adalah melancarkan bekuan darah.

Sumber : Kompas.com

Senin, 07 Februari 2011

Waspadai Meninggal Mendadak Usai Olahraga

Melakukan gerak badan secara teratur banyak disarankan untuk mengurangi penyakit kardiovaskular. Namun, tidak sedikit orang yang justru terkena serangan jantung setelah berolahraga. Sebelumnya, seniman Betawi Benyamin S dan pelawak Basuki meninggal saat bermain bola. Terakhir, aktor sekaligus politisi Partai Demokrat Adjie Massaid menghembuskan nafas terakhir usai bermain futsal.

Serangan jantung yang timbul usai berolahraga itu, menurut dr.Grace Tumbelaka, Sp.OK, biasanya terjadi pada orang yang punya risiko penyakit jantung atau pada mereka yang jantungnya tidak terlatih namun nekat berolahraga.

"Coba perhatikan orang-orang yang mengalami kematian mendadak itu, biasanya mereka sudah tidak muda lagi dan karena kesibukannya tidak bisa menyempatkan olahraga secara rutin," papar dr.Grace, ahli kedokteran olahraga ketika dihubungi Kompas.com, Sabtu (5/2/2011).

Ia menambahkan, setiap olahraga permainan, seperti basket, sepak bola, tenis, atau futsal, memiliki sifat yang hampir sama. "Yang menyebabkan serangan jantung adalah karena jantungnya tidak terlatih. Kalau seseorang sudah biasa olahraga sejak muda, tidak terputus dan rutin dilakukukan tiga kali seminggu, maka mengalami efek akibat olahraga lebih kecil," katanya.

Karena itu, ia menyarankan agar setiap orang yang sudah berusia 40 tahun melakukan pemeriksaan kesehatan untuk menentukan jenis latihan yang tepat. "Di usia ini rata-rata orang punya risiko penyakit jantung," imbuhnya.

Grace menambahkan, setiap tahapan usia memiliki tingkat latihan dan porsi tersendiri, terutama intensitasnya.

"Saat berolahraga, kebutuhan jantung akan oksigen meningkat dan jantung akan memompa lebih keras lagi. Jika sebelumnya sudah ada sumbatan di pembuluh darah, ini bisa membuat kebutuhan oksigen jantung tidak tercukupi," kata dokter yang pernah menangangi tim Pelatnas PBSI ini.

Untuk mereka yang telah berusia paruh baya, pemeriksaan prepartisipasi wajib dilakukan. "Pemeriksaan ini sekarang baru dilakukan para atlet, padahal ini bisa dilakukan semua orang untuk menentukan jenis olahraga yang tepat," paparnya.

Untuk mendapatkan manfaat yang optimal, olahraga seharusnya dilakukan dengan tepat dan diawasi sehingga tidak berlebihan.

Sumber : Kompas.com

Sabtu, 05 Februari 2011

Apakah Anda Berisiko untuk Meninggal Mendadak?

Setiap tahun, lebih dari 200.000 warga Amerika menderita serangan jantung tanpa mereka sadari. Tahukah bahwa Anda sedang menderita serangan jantung? Mungkin tidak, menurut studi terbaru yang dipublikasikan dalam jurnal PLoS Medicine. Dengan teknologi baru heart-imaging, peneliti dari Duke University menemukan bahwa serangan jantung "silent" tanpa gejala, mungkin jauh lebih sering terjadi dan lebih berbahaya daripada yang diduga sebelumnya. 

Serangan jantung diam-diam atau silent ini sering kali tidak terasa sakit. Bahkan biasanya tanpa gejala khusus sama sekali. Satu-satunya cara untuk mengenalinya secara pasti adalah dengan mengunakan elektrokardiogram yang akan mendeteksi aktivitas listrik abnormal di dalam jantung. Namun masalahnya, beberapa dokter hanya akan melakukan tes ini – yang juga dikenal sebagai ECG atau EKG – apabila mereka mencurigai adanya masalah/keluhan pada jantung pasien. 

Para peneliti dari Duke University meneliti 185 pasien penyakit jantung yang tidak memiliki riwayat serangan jantung sebelumnya. Ternyata dari penelitian ditemukan bahwa 35 orang dari 185 pasien tersebut atau hampir 20 persennya, pernah menderita serangan jantung “silent”. 

Dua tahun kemudian, para peneliti menindaklanjuti temuan tersebut. Hasilnya: Para pasien yang menderita serangan jantung “silent”, memiliki kemungkinan untuk meninggal mendadak akibat gangguan fungsi jantung, 17 kali lebih besar dibandingkan dengan pasien yang tidak. "Ini menunjukkan bahwa serangan jantung “silent” memiliki peranan yang sangat penting," ujar Han Kim, MD, peneliti utama dalam penelitian tersebut. "Hasil penelitian ini akan digunakan sebagai dasar untuk menetapkan cara terbaik dalam merawat pasien." 

Lalu bagaimana Anda menjaga jantung Anda tetap sehat? Ketahui faktor risiko yang anda miliki dan ambil langkah yang tepat untuk menghindarinya - karena muda dan sehat bukan berarti Anda tidak berisiko untuk mati mendadak. 

Seawal mungkin Anda melakukan diet jantung sehat dan berolahraga, semakin lama Anda dapat memperpanjang harapan hidup, kata Eric Topel, MD, direktur Scripps Translational Sains Institute. Itu berarti melakukan olahraga selama 30 menit lima kali seminggu, dan menjaga berat badan ideal, tingkat kolesterol (LDL di bawah 160 mg/dl, HDL setidaknya 40 mg/dl), dan tingkat triglyceride (di bawah 199 mg/dl). 

Jaga jantung Anda, dan pastikan Anda melakukan elektrokardiogram setiap 5 tahun sekali setelah usia 35 tahun.
Sumber: Men’s Health

Jumat, 21 Januari 2011

Inilah Rahasia "Kejantanan" Pria 94 Tahun

Benarkah rahasia tetap subur sampai usia lanjut adalah melakukan seks rutin tiga kali setiap malam dan mengonsumsi mentega setiap hari?  Ramjit Raghav, pria India berusia 94 tahun yang menjadi ayah tertua di dunia ini, mengungkapkan rahasia kejantanannya!
Raghav baru saja mendapat kebahagian tiada tara setelah memberi istri tuanya yang berusia 59 tahun seorang bayi lelaki sehat. Rahasia kesuburannya itu rupanya tidak terlepas dari masa lalunya sebagai seorang pegulat. Ia juga mampu mempertahankan pola dietnya selama hampir 100 tahun.
Raghav rutin meminum 3½ quart (hampir 3 liter susu) dan menyantap ghee (sejenis mentega khusus) juga dicampur kacang almond sekitar 450 gram setiap hari.  Dalam pengobatan ayurveda, ghee memang dipercaya selama berabad-abad dapat meningkatkan  kualitas dan kuantitas sperma. Sayangnya, belum ada bukti ilmiah yang mendukung akan hal tersebut.
Walaupun begitu, Anda tak perlu risau. Anda pun tetap dapat  mempertahankan serta meningkatkan kualitas plus kuantitas sperma dengan cara yang lain. Inilah tiga cara di antaranya :

Diet dan olahraga

Sudah sangat jelas kalau dua hal ini adalah yang terpenting untuk fertilitas. Pakar urologi Larry Lipshultz MD, mengatakan, ada sesuatu yang dapat dipetik dari keberhasilan Raghav. Dengan melihat postur Raghav yang ramping, pria berusia lanjut ini memiliki porsi lemak tubuh yang rendah .
"Jaringan lemak dapat mengganggu produksi testosteron, memperlambat produksi sperma," papar Lipshultz .
Kalaupun diet Raghav mengandung banyak lemak dibanding standar pria umumnya, tetapi kedengarannya jenis dietnya mirip rendah karbo. Menurut riset dari Universitas Connecticut dan Universitas Duke, bukan hal yang aneh bila kalori yang berasal lemak pada diet low-carb bisa mencapai 70 persen sehingga dapat menurunkan bobot dan menekan risiko penyakit jantung.

Stop berendam di air panas

Berlama-lama berendam di air panas dapat mengganggu testis dalam memproduksi sperma karena organ yang satu ini memiliki suhu yang lebih dingin ketimbang bagian tubuh pria lainnya. Lipshultz menegaskan, semua hal yang memicu panas dapat menimbulkan problem, tetapi beredam di bak air panas menjadi peringatan khusus karena berimplikasi langsung pada suhu testis.
Riset menyebutkan, berendam air panas 1 sampai 5 jam dalam seminggu  bisa menurukan jumlah sperma. Namun kabar baiknya:  penurunan ini tidak permanen. Tapi jelas, bila Anda ingin membuat istri hamil, berendam air panas harus dihindari.

Kurangi kedelai

Banyak penelitian mengklaim kedelai adalah superfood, tetapi dalam beberapa tahun terakhir pernyataan itu diragukan setidaknya khusus untuk kaum Adam. Pada tahun 2008, riset para ahli di  Harvard University menunjukkan korelasi antara asupan kedelai dengan penurunan jumlah sperma. Ada sekitar 32 persen lebih penurunan sperma per milliliter pada pria yang mengonsumsi kedelai setiap hari dibandingkan mereka yang sama sekali tidak memakannya. Selain itu, kedelai juga diduga dapat memicu kasus disfungsi ereksi lebih dini. (MH)

Sumber: kompashealth

Rabu, 12 Januari 2011

Herbal yang Bikin Stamina Kembali Oke

Begadang, terlalu lama bekerja dan stres adalah beberapa penyebab orang cepat merasa kelelahan. Selain mengonsumsi vitamin, ada beberapa herbal yang dapat mengembalikan dan meningkatkan stamina.

Stamina mengacu pada kemampuan tubuh untuk melawan penyakit dan kelelahan. Banyak orang yang mengambil jalan pintas mengembalikan stamina dengan mengonsumsi kafein, tetapi para ahli di Mayo Clinic percaya bahwa cara terbaik untuk meningkatkan stamina adalah melalui perubahan diet dan olahraga.

Selain itu, seperti dilansir Livestrong, Selasa (11/1/2011), beberapa herbal juga dapat membantu mengembalikan stamina Anda, antara lain:

1. Ginseng
Ginseng sering digunakan untuk meningkatkan stamina fisik dan mental. Pengobatan China tradisional menggunakan ginseng Asia (panax ginseng) atau ginseng Amerika (panax quinquefolius) telah lama digunakan untuk secara tidak langsung meningkatkan tingkat energi.

Menurut University of Maryland Medical Center, ginseng telah menunjukkan perbaikan dalam sistem kekebalan tubuh manusia. Dengan menjaga tubuh sehat dan kuat dalam memerangi penyakit, tubuh dapat mensintesis nutrisi dan protein untuk menghasilkan energi dan mengurangi kelelahan.

2. Ginkgo
Ginkgo adalah antioksidan alami. Antioksidan menetralkan sel radikal bebas, sel teroksidasi yang berkeliaran tubuh, sel darah yang tidak sehat dan peradangan yang menyebabkan jaringan tubuh. Hal ini meningkatkan respons kekebalan tubuh serta meningkatkan energi tubuh.

Sebuah laporan tahun 2001 pada Alternative Medicine Review mempelajaru pengaruh ginkgo pada orang dengan sindrom kelelahan kronis. Laporan ini membahas kemampuan ginkgo untuk meningkatkan aliran darah ke korteks otak, meningkatkan daya tahan dan ketajaman mental.

3. Alpukat
Menurut situs Spine Universe, alpukat yang banyak mengandung vitamin B5 dapat membantu memerangi stres dan meningkatkan stamina. Vitamin B5 yang juga dikenal dengan asam pantotenat sangat penting bagi kinerja syaraf dan otot, dan fungsi sistem kekebalan tubuh optimal.

Kekurangan vitamin B5 dapat mengakibatkan masalah kelelahan, sakit kepala dan kulit. Asam pantotenat adalah komponen koenzim A, sebuah enzim penting untuk berbagai reaksi kimia dalam tubuh, seperti metabolisme energi dari makanan, kontribusi kapasitas pembawa oksigen, serta sintesis hormon, neurotransmitter dan lemak esensial.

Selain alpukat, makanan yang banyak mengandung vitamin B5 adalah daging sapi, ayam, ikan, kacang-kacangan dan yogurt. Vitamin B5 juga dapat diambil sebagai suplemen dalam bentuk vitamin B kompleks.

(mer/ir)
 sumber: Merry Wahyuningsih - detikHealth

Selasa, 11 Januari 2011

Beragam Penyebab Loyonya Mr.P

Selaras dengan kondisi tubuh, fungsi organ seksual tidak selamanya dalam kondisi bugar. Ada kalanya kemampuan ereksi bisa padam. Meski hanya sesekali waktu, seorang pria pasti pernah mengalami disfungsi ereksi atau impotensi.
Namun perlu diwaspadai jika gangguan ini menetap, karena kehidupan seksual pastinya akan terganggu selain harga diri seorang pria pun dipertaruhkan. Maklum saja, kemampuan ereksi erat kaitannya dengan masalah "kejantanan" pria.
Paling tidak, ada tiga tahap penting untuk terjadinya ereksi. 
Pertama adalah rangsangan seksual, yang bisa berasal dari indra penglihatan, pendengaran, perabaan atau pikiran.
Tahap kedua adalah komunikasi rangsangan seksual dari saraf otak ke saraf penis. Tahap selanjutnya adalah menjadi rileksnya pembuluh darah yang mensuplai penis sehingga membuat darah lebih banyak masuk ke dalam struktur silinder sehingga penis menjadi tegang.
Jika terdapat gangguan pada salah satu atau beberapa tahapan ini, maka impotensi atau disfungsi ereksi akan rawan terjadi.

Beragam penyebab

Penyebab gagalnya ereksi secara garis besar dibagi menjadi dua, yakni faktor fisik dan non fisik. Faktor non fisik atau psikis antara lain trauma masa kecil, stres, dan kecemasan. Apa pun yang membuat seorang lelaki stres dan tidak bisa rileks, dapat membuat vitalitas seksualnya padam.
Sementara itu, kondisi lain yang dapat menyebabkan penis tidak bisa berfungsi adalah komplikasi penyakit. Misalnya gangguan saraf akibat diabetes, kelainan pembuluh darah, obat-obatan tertentu atau gangguan hormonal.
Obat darah tinggi dalam jangka panjang misalnya, juga bisa membuat penis loyo. Oleh karena itu, usahakanlah untuk menurunkan tekanan darah tanpa meminum obat.
Penyakit penyebab penis tidak bisa mengeras bukan hanya diabetes, melainkan juga obesitas atau kegemukan.
Menurut pakar andrologi, Prof. dr. Wimpie Pangkahila, secara umum obesitas akan menyebabkan perubahan pada total jumlah darah dan fungsi dari jantung. Distribusi lemak di sekitar dada dan daerah perut dapat membatasi proses pernapasan dan peredaran darah, yang pada akhirnya akan mengubah fungsi dari respiratori.
Perubahan ini, kata Wimpie, akan menurunkan fungsi dari organ-organ yang berkaitan dengan fungsi seksual yang pada akhirnya menghasilkan gangguan ereksi.
Sementara itu menurut corporate health trainer dr.Phaidon L.Toruan obesitas dapat menurunkan produksi hormon pria atau testosteron dan free testosteron (bentuk aktif dari hormon testosteron). Kondisi ini, menurut Phaidon dapat meningkatkan peluang terjadinya disfungsi ereksi.
"Obesitas meningkatkan berbagai faktor risiko yang berhubungan dengan turunnya testosteron sepertiobstructive sleep apnea (penyumbatan saluran nafas waktu tidur), resisrensi insulin (diabetes), dan penyakit sindroma metabolik. Pernyataan tentang ini dibuat Andret Guay dari Harvard Medical School yang dipublikasikandi Journal Andrology tahun 2009," ujarnya. Solusi untuk mengatasi kelebihan lemak yang memicu obesitas, kata Phaidon, adalah dengan melakukan olahraga secara teratur dan mengatur diet. Penggunaan tambahan hormon, seperti hormon testosteron pada pria adalah salah satu alternatif untuk mempermudah usaha.

sumber: kompashealth.com

Kamis, 02 Desember 2010

Produk PT GNE untuk Kesehatan Holistik Anda

KATALOG PRODUK PT GNE INDONESIA
(Harga sewaktu-waktu dapat berubah. Untuk harga terbaik  
hubungi +628812864 714, atau kirim email ke biofirioni@gmail.com)

Liontin BIOFirion(R)
hitam @Rp 1.350.000
putih @Rp 1.290.000

Gelang BIOFirion Jade
hitam/ putih, 12 butir
Rp 750.000,-

Kalung BIOFirion(R)
Oval. Hitam/Putih, 66 Butir
Rp 1.880.000.

Gelang BIOFirion(R)
putih, 22 butir, 
bulat dan octagon.
Rp 599.000,-..
Kalung Bo FIR
63 butir, puith, silinder
@Rp 1.350.000


+ Lavender Aromatherapy, 
Single @Rp 4.880.000, 
Double @Rp 7.280.000.



@Rp 4.500.000
Mesin Air RO + Bio FIR, 
Rp 6.980.000.

Cyano Spirulina
1000 tablet @Rp 750.000, 
300 tablet @Rp262.500, 
150  tablet @rp 150.000
Gold G Sea Cucumber
botol 320 ml @ Rp 171.000
sachet 10 x 21 ml @Rp 125.000

Colostrum Gold-Milk IgG DHA,
sachet 5 x 15 gr @Rp 62.500



Gold Shape Natural Fiber, 
sachet 5 x 20 gr @Rp 165.000
Gold Green Brazil Propolis 
10ml @Rp 238.000



(Rena G, Eli G, Bloc G, Flus G)
4x 60 kapsul  @Rp 900.000


10 capsul :@Rp 206.000
Gold Herbs,
10 cpasul @Rp 595.000
30 x 5 gr @Rp 198.000

Kamis, 11 November 2010

10 KOMPONEN DARAH PENANDA RISIKO SERANGAN JANTUNG

Bagi dokter jantung, darah ibarat bola kristal yang selalu bisa meramalkan risiko serangan jantung pada pasiennya. Selain dari tekanan darah, risiko tersebut juga bisa dilihat dari kadar komponen-komponen di dalamnya.

Darah yang kotor bisa menyebabkan penyumbatan pada pembuluh darah, sehingga aliran darah terhambat. Penyumbatan itu bisa menyebabkan kegagalan fungsi jantung, bahkan juga bisa memicu stroke jika terjadi pada aliran darah ke otak.

Dikutip dari AskMen, Rabu (10/11/2010), berikut ini adalah beberapa komponen darah yang bisa meramalkan kondisi kesehatan jantung.

Apolipoprotein B (apo B)
Protein ini merupakan petunjuk kadar LDL atau kolesterol jahat di dalam darah. Kadar LDL penyakit jantung dan pembuluh darah.

Apolipoprotein E4 (apo E4)
Kemampuan tubuh untuk merespons perubahan pola makan ditunjukan dengan kadar apo E4 di dalam darah. Tes untuk mengukur kadar komponen ini dapat memprediksi risiko serangan jantung yang sebenarnya, lebih akurat dibanding apo B.

Chlamydia pneumoniae
Bakteri ini sebenarnya adalah penyebab utama radang paru-paru atau pneumonia. Namun keberadaannya di dalam darah bisa menunjukkan risiko tinggi untuk mengalami serangan jantung koroner.

C-reactive protein (hs-CRP)
Protein ini merupakan komponen darah yang menunjukkan adanya inflamasi atau radang yang terjadi di pembuluh darah arteri. Dibandingkan kadar LDL, kadar hs-CRP 2 kali lebih akurat memperkirakan risiko serangan jantung.

Fibrinogen
Ketika terjadi luka, komponen ini bertanggung jawab untuk menghentikan darah yang mengucur dengan cara membekukan darah di permukaan luka. Jika ditemukan dalam kadar tinggi di dalam pembuluh darah, besar kemungkinannya untuk terjadi penyumbatan yang memicu stroke atau serangan jantung.

HDL2b
Komponen ini merupakan jenis kolesterol baik (HDL) yang memberikan perlindungan terbaik bagi jantung dengan cara menyingkirkan kolesterol jahat (LDL). Seseorang berada dalam risiko tinggi untuk mengalami serangan jantung jika kadar HDL2b di dalam darah sangat kecil.

Homocysteine
Merupakan produk sampingan dari metabolisme asam amino yang dihasilkan secara alami di dalam tubuh dan akan dibuang jika sudah tidak dibutuhkan. Apabila kadarnya di dalam darah sangat tinggi, artinya ada gangguan metabolisme yang bisa memicu serangan jantung.

Lipoprotein (a) [Lp(a)]
Keberadaan protein ini di dalam darah menunjukkan peningkatan risiko serangan jantung sebesar 300 persen, bahkan ketika komponen darah lainnya berada dalam level normal.

Small Dense LDL
Merupakan jenis kolesterol jahat (LDL) dengan ukuran paling kecil dan lebih padat dibandingkan LDL yang lain. Seseorang yang memiliki kadar small dese LDL tinggi punya risiko lebih besar untuk mengalami serangan jantung.

(up/ir)

Sumber : detik.com, November 2010

Penulis : AN Uyung Pramudiarja

Artikel Terkait:

Senin, 21 Juni 2010

Gold Herbs

Energy & Vitality
Gold-Herbs adalah herbal tradisional dengan komposisi unik untuk meningkatkan kesehatan Anda. Mengandung 100% herbal alami seperti Radix Acanthopanacis Senticosi (Notoginseng), Radix Rehminnlae Glutinosa, Herba Epimedil brevicorni, Moschus Berezovskil Flerov, Fructus Lycil Solanaceae, Radix Panax Notoginseng dan beberapa herbal lain. Dengan mutu bahan pilihan dan diolah dengan proses dan standar manufaktur yang tinggi, menjadikan Gold-Herbs sebagai suatu terobosan baru dalam pemeliharaan kesehatan Anda. Bermanfaat untuk memperbaiki sirkulasi darah, meningkatkan aktifitas otak, memperbaiki fungsi ginjal, prostat, hati, menyelaraskan hormon dan meningkatkan daya tahan tubuh serta stamina.

Kunci kesehatan yang prima dimulai dari keselarasan hormon yang berperan penting dalam berbagai proses metabolisme dalam tubuh. Salah satu sistem kelenjar homon yang penting adalah kelenjar Pituitary. Karena kelenjar Pituitary ini berperan pada pemeliharaan dan sekresi beberapa hormon penting dalam tubuh seperti: HGH, IGF-1, IGF-2, LH dan FSH. Kelenjar ini mengendalikan dan mengontrol hampir semua hormon-hormon dan proses metabolisme.


FUNGSI GOLD-HERBS
 1. Meningkatkan stamina, menghilangkan keletihan.
 2. Memperbaiki sirkulasi darah.
 3. Mengontrol kadar gula darah.
 4. MMemperlambat proses penuaan (anti-aging).
 5. Meningkatkan daya tahan tubuh.
 6. Mempertajam penglihatan.
 7. Mengurangi migrain.
 8. Membantu mengatasi PMS (Pra Menstruasi Syndrome).
 9. Memperbaiki siklus menstruasi pada wanita.
10. Meningkatkan fungsi dan gairah seksual pada pria dan wanita.
11. Mencegah ejakulasi dini pada pria.
12. Meningkatkan kualitas dan kuantitas sperma.
13. Meningkatkan kesehatan hati, jantung dan ginjal.
14. Meningkatkan daya ingat dan aktifitas otak.
15. Meringankan sakit pinggang dan sakit persendian.
16. Meningkatkan kesegaran pada saat bangun pagi.
17. Meningkatkan kecantikan kulit.
18. Mengencangkan payudara dan mengecilkan perut.
19. Mencegah anemia.
20. Mengurangi resiko rematik dan keringat dingin/lembab pada tangan dan kaki.


Sumber: gne-biz.com